Header Ads

Demo Diam, Dokter Minta Gubsu Ganti Direktur Rumah Sakit Djasamen Saragih


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Gubernur Sumatera Utara yang hendak meresmikan gedung Rusunawa di Jalan Vihara-Jalan Sabang Merauke disambut aksi demo sejumlah dokter dan pegawai RSUD Djasamen Saragih,Jumat (28/10/2016).

Hal ini mereka lakukan agar Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nurhadi, mengetahui permasalahan di RSUD Djasamen Saragih dan segera mencopot Direktur RSUD Djasamen dr Ria Telambanua.

BACA JUGA  Dr. Susanti Mengamuk, Para Medis Sweeping Seluruh Ruangan

Dokter, perawat dan pegawai Rumah sakit Djasamen Saragih aksi demo
saat Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi datang ke Pematangsiantar, Jumat ( 28/10/2018)
Berbeda dengan aksi unjuk rasa sebelumnya, kali ini para dokter dan staf RSUD menggelar aksi diam. Para pendemo menutup mulut dengan masker dan hanya membentangkan spanduk berisi permintaan agar penggunaan DAK Alkes TA 2015 yang diduga bermasalah diusut, dan menyebut dr Ria Telambanua, otoriter dan tak mampu memimpin RSUD Djasamen Saragih.

Melalui spanduk, para pengunjuk rasa juga menyebut dr Ria telah membohongi Gubsu terkait Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS). Soalnya, sampai saat ini UTDRS belum terakreditasi.

BACA JUGA  Direktur RSU Djasamen Saragih Didemo Para Dokter dan Perawat

Para dokter dan pegawai RSUD kemudian mengangkat spanduk itu tinggi-tinggi ketika rombongan Tengku Erry Nuradi melintas. Dan tak lama kemudian mereka membubarkan diri.

Ditemui usai berunjuk rasa, dr Juni Simatupang mengatakan, aksi unjuk rasa ini mereka lakukan agar Gubsu Tengku Erry Nuradi mengetahui permasalah di RSUD Djasamen Saragih, diantaranya tidak tercapainya kesejahteraan pegawai dan dokter di rumah sakit, masalah KKN, korupsi dan sejumlah permasalahan lainnya.

“Gubernur kan pejabat tertinggi di Sumatera Utara, yang bisa mengganti direktur itu secara undang-undang memang gubernur. Jadi kami dengan aksi ini berharap melihat. Dan kami yakin beliau melihat dan beliau sudah tahu bahwa kami menuntut Direktu itu diganti,"jelasnya.



Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.