Header Ads

Pemuda Pelopor Diminta Terus Berkarya


LINTAS PUBLIK - PALANGKA RAYA,  Menpora Imam Nahrawi berharap para Pemuda Pelopor harus terus berkarya hingga akhir hayat membantu mensejahterakan diw ilayahnya masing-masing.

Meski ajang Pemuda Pelopor Tingkat Nasional 2016 telah berakhir melalui pemberian penghargaan bagi para Terbaik melalui momen Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung di Palangka Raya, Jumat (28/10/2016) lalu, Menpora Imam Nahrawi menegaskan jika Pemuda Pelopor harus terus berkarya hingga akhir hayat membantu mensejahterakan diwilayahnya masing-masing.

Menpora Imam Nahrawi saat menjadi pembicara kunci pada Gatra On Talk yang
bertajuk Talk Show Tafisa Games 2016 di Hotel Century Jakarta, Selasa (13/9/2016)
Sebanyak 27 peraih Pemuda Pelopor Terbaik Tingkat Nasional 2016 sudah terpilih yang terdiri dari bidang pendidikan, sosial budaya pariwisata dan bela negara, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, pangan serta inovasi teknologi ditambah dari puluhan lainnya dari Pemuda Mandiri Perdesaan (PMP), Pemuda Internasional, Organisasi Kepemudaan Berprestasi (OKP).

"Ini bukanlah sebuah akhir, bahkan Ini menjadi awal bagi para Pemuda Pelopor untuk terus mengembangkan potensi yang ada di dalam dirinya untuk terus berkarya, membangun daerahnya masing-masing turut serta meningkatkan kreatifitasnya dalam hal positif sehingga mampu mengambil peran membangun daerahnya masing-masing dengan cara mensejahterakan warga sekitarnya melalui hasil karyanya," tegas Imam.

Bertepatan dengan HSP 2016 ini, dijadikan momen bagi Kemenpora terhadap para Pemuda Pelopor untuk kiranya dijadikan contoh bagi para pemuda lainnya agar termotivasi menghasilkan sesuatu yang bermanfaat ditengah-tengah masyarakat.

Di sisi lain, Ibnu Hasan selaku Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda juga mengatakan jika potensi pemuda sangatlah penting untuk terus dibina, sehingga pihaknya tak hanya berhenti dengan sebatas memberikan penghargaan.

"Tentu kedepannya kita akan pantau terus perkembangan para alumni Pemuda Pelopor serta yang lainnya, untuk mengetahui sejauh mana perkembangannya serta kendala yang dihadapinya, nah disitu peran pemerintah akan kembali hadir," ungkap Ibnu Hasan.


Editor    : tagor
Sumber  : kompas

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.