Header Ads

Lettu Liston B. Situmeang Ajari Petani Menangulangi Hama Tanaman Jagung


LINTAS PUBLIK – DELI SERDANG, Danramil 20/TK Lettu Arh Liston B. Situmeang mengatakan, penggunaan herbisida selektif pada tanaman jagung memberi keuntungan kepada petani secara ekonomis sekitar Rp. 1.500.000 perhektarnyadibandingkan dengan penyiangan secara manual.
Sedangkan keuntungan lainnya adalah hemat waktu, tenaga serta hasil panen yang lebih baik dikarenakan tidak terjadi persaingan kebutuhan unsur hara antara tanaman jagung dengan gulma. Gulma adalah tanaman pengganggu yang tumbuh diantara tanaman utama.


“Gulma mengganggu karena bersaing dengan tanaman utama terhadap kebutuhan unsur hara, air, cahaya dan ruang tumbuh, sehingga produksi tanaman menjadi tidak optimal, katanya.
Teknik pengendalian gulma pada dasarnya dapat dilakukan dengan berbagai teknik seperti secara manual, mekanis, teknik budidaya maupun dengan penggunaan bahan kimia (herbisida). Bahkan penggunaan herbisida ternyata mampu menaikkan produktivitas petani seperti penggunaan tenaga kerja yang lebih sedikit.

Pada kesempatan itu, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 20/TK Pelda P. Sitorus jajaran Kodim 0204/Deli Serdang melaksanakan upsus pendampingan terhadap petani dalam rangka mensukseskan program Swasembada pangan dalam pelaksanaan pembersihan gulma yang ada di sekitaran tanaman jagung khususnya di wilayah Desa Limau Mungkur Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang, Jumat (10/03/2017).

Kegiatan pemeliharaan tanaman jagung jenis hibrida ini dilaksanakan di Desa Limau Mungkur. Para petani harus betul betul ulet dalam melaksanakan pemeliharan tanaman jagung demi meningkatkan kesejahteraan petani.

“Diharapkan dengan perawatan yang teratur jagung akan tumbuh subur serta tidak diserang hama sehingga menghasilkan panen sesuai dengan yang diharapkan. Jajaran Koramil 20/TK ikut membantu para petani dalam rangka mensukseskan program ketahanan pangan dan Babinsa akan selalu siap ikut aktif melaksanakan pendampingan petani melalui program upsus” Ungkapnya.


Penulis : franki/rel
Sumber : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.