Header Ads

Hama Keong Sangat Meresahkan Petani di Limapulu


LINTAS PUBLIK – BATUBARA, Dalam rangka peningkatan produktivitas tanaman padi salah satu faktor penghambatnya adanya organisme Pengganggu Tanaman (OPT) yang menyerang tanaman padi.OPT utama pada padi antara lain tikus, penggerek batang, WBC, Tungro, BLB, dan keong mas.


Di Kabupaten Asahan keberadaan hama keong mas belum mengkuatirkan tetapi bila hama tersebut tidak dikendalikan secara baik dan benar maka akan berpotensi menjadi hama utama, seperti tejadi di wilayah yang lain yang hamper tiap tahun terjadi permasalahan hama keong mas. Hama dari golongan moluska sangat berpotensial menjadi hama utama karena berkembang biak dengan cepat dan menyerang tanaman yang masih muda.

Babinsa Pendamping Upaya khusus Koramil 03/Lima Pulu Peltu Aljoni Tarigan dan Serda Agus bersama petani Dusun 4 Desa Antara Kecamatan Limapulu Kabupaten Batu Bara melaksanakan pemberantasan hama keong mas (Siput Mubey) di areal sawah milik Suriadi, Senin (17/04/2017).

Peltu Aljoni tarigan dan Serda Agus turun langsung ke sawah berburu dan memerangi hama keong emas (siput murbey). Tujuan dilaksanakan pemberantasan hama keong mas ini agar lahan sawah yang sudah ditanami padi ini dapat berkembang dengan baik dan subur.

Dalam berburu hama keong mas kali ini Peltu Aljoni Tarigan dan Serda Agus menyemprot serta pembasmian menemukan ratusan hama keong mas di lahan pertanian Dusun 4 Desa Antara ini.

“Di wilayah areal persawahan Kecamatan Limapulu ini memang banyak ditemukan hama keong mas (Siput Murbey).Karena itu saya mengajak para petani untuk terus melakukan kegiatan berburu ini agar padi dapat tumbuh dan berkembang dengan baik,”jelasnya.


Penulis : franki/rel
Editor : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.