Header Ads

MTQ Ke-49 Siantar Barat, Hefriansyah : Umat Islam Jangan Hanya Penonton Kemajuan Zaman


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) bukan hanya lagu atau suaranya, tapi yang lebih penting tajwid dan pemahaman makna dari Al Qur’an yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan.

“Saya berkeyakinan melalui pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai universal Al Quran, umat Islam dapat memberikan kontribusi yang besar dalam membangun Kota Pematangsiantar," demikian sambutan tertulis Plh Walikota Pematangsiantar Hefriansyah,SE, MM yang dibacakan Asisten II Drs.H.M.Akhir Harahap ketika membuka MTQ ke-49 tahun 2017 tingkat Kecamatan Siantar Barat, Jumat malam (7/4/2017), di Halaman Madrasah Nurul Islam Kelurahan Banjar, Kecamatan Siantar Barat.


Lanjutnya, umat Islam tidak boleh berpangku tangan dan hanya menjadi penonton kemajuan abad. Umat Islam harus bangkit dengan semangat yang telah diajarkan Al-Quran, dan umat Islam harus mampuh mentransformasikan spirit Al-Quran sesuai perkembangan zaman. Umat Islam jangan sampai mengabaikan ajaran Al-Quran yang nantinya akan mengakibatkan dirinya tenggelam dan hanyut oleh arus zaman, katanya.

Plh.Walikota juga mengajak seluruh umat Islam di kota Pematangsiantar untuk saling menjaga hubungan silaturahim dan kebersamaan, sebagaimana imani bersama bahwa Al Qur’an adalah Kalam Allah.

“Untuk itu sudah sepantasnya Al Qur’an menjadi pegangan sekaligus pedoman hidup kita. Semoga momentum Pelaksanaan MTQ ini dapat memberikan kita semua keyakinan untuk mengintrospeksi diri dan menyadari bahwa Al Qur’an adalah sebaik-baiknya ajaran dan pedoman hidup,”imbuhnya.

Kepada para Dewan Hakim MTQ ke 49 Tingkat Kecamatan Siantar Barat, agar melakukan tugasnya dengan amanah serta obyektif dalam penilaian.

”Menjalankan tugas hendaknya hanya mengharap ridho dari Allah SWT, Tuhan yang maha Esa,”tegasnya.

Ketua LPTQ Kota Pematangsiantar H.Ahmmad Ridwansyah Putra dalam sambutannya mengajak segenap lapisan masyarakat untuk terus memotivasi anak-anak dan generasi muda serta orang tua untuk giat membaca Al Quran usai Shalat Maghrib dalam rangka membumikan Al Qur'an.

"Satu hal yang harus diingat bahwa Maghrib Mengaji bukan dikhususkan untuk anak-anak saja, namun untuk semua umat muslim tidak terkecuali orang tua. Kebiasaan Maghrib Mengaji bisa dijadikan sarana transfer ilmu ataupun komunikasi antara orang tua dengan anak sehingga terjalin keakraban di dalam keluarga, “ungkapnya.

Plt. Camat Siantar Barat, Harianto Siddik,S.STP mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar dan masyarakat yang telah memberikan dukungan dan partisipasi aktif baik moril maupun materil sehingga pelaksanaan MTQ ini terlaksana dan dapat berjalan dengan sukses dan sesuai dengan harapan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas antusias dan semangat warga untuk meluangkan waktunya ikut meramaikan pelaksanaan MTQ ini mulai dari pawai Ta’aruf,”terangnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Ahmad Hanapi Lubis,S.Ag dalam laporanya menjelaskan, bahwa kegiatan MTQ ini sebagai persiapan duta dari Siantar Barat untuk mengikuti MTQ tingkat Kota Pematangsiantar pada bulan Mei 2017. Pelaksanaan MTQ ke-49 tahun 2017 tingkat Kecamatan Siantar Barat ini berlangsung selama 3 hari mulai dari tanggal 7-9 April 2017, dengan peserta sebanyak 130 orang Qori dan Qoriah. Cabang yang diperlombakan ada 4 cabang yaitu, cabang Tilawatil Qur'an, Tartilul Qur'an, Hifzil Qur'an, Khottil Qur'an.

Pembukaan MTQ ke-49 ini ditandai dengan penyerahan piala bergilir serta pemukulan bedug sebanyak 49 kali secara bergantian oleh M. Akhir Harahap, Ketua MUI Kota Pematangsiantar, Drs.H.M Ali Lubis,Lc, Kakan Kemenag Kota Pematangsiantar Drs.Abdurahman Harahap, H.Ahmmad Ridwansyah, anggota DPRD Nurlela Sikumbang SH, Danramil, Kapolsek, tokoh masyarakat, pemuda serta Lurah Se Siantar Barat.


Penulis    : franki
Editor      : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.