Header Ads

PT STTC Marwah Siantar dan Banyak Memberikan Konstribusi di Siantar


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Terlalu miris dan naif kalau menuding bahwa keberadaan PT STTC yang terletak di Jalan Pdt Justin Sihombing Kota Pematangsiantar nihil kontribusi dan prestasi.

Selaku salah satu rokok putih terbesar di Asia Tenggara, sejak 1952 yang sudah berjalan 65 tahun tersebut yang bertahan hingga kini, dalam menghadapi era globalisasi perekonomian dunia.

“Dengan 80 % lebih nilai eksport produk ke luar negeri, sudah barang tentu hal tersebut merupakan prestasi dan dedikasi yang luar biasa. Kontributif langsung maupun tidak, sudah barang tentu baik terhadap perkembangan kota maupun, khususnya kehidupan masyarakat Siantar. Tidak usah jauh-jauh dan berlebih kita mencontohkan. Yakni pengadaan serta pelatihan armada dan petugas pemadam kebakaran PT STTC yang standby 24 jam saat terjadinya kebakaran. Jelas hal itu tak terpungkiri kan,” kata Rudi Wu mantan anggota DPRD Siantar,Senin (20/6/2017).

BACA JUGA  PT. STTC Jangan Dipindahkan, Karena Berdampak Positif dan Kurangi Pengganguran

Rudi Wu

Menyikapi plus minus STTC, ia berharap semua yang berkompeten duduk bersama dan melihat secara arif serta bijaksana fakta sesungguhnya agar terlahir sebuah solusi yang solutif dan tidak semata emosional ataupun egoisentrik . Masalah relokasi juga bukanlah satu-satunya permasalahan krusial dan vital.

Implementasi upaya antisipatif,kata Rudi Wu, baik berupa himbauan dan pengaturan larangan hal-hal perbuatan yang berdampak buruk pada kelestarian lingkungan, berbentuk perlindungan dan pengelolaan dalam bentuk regulasi formal pun telah terealisasikan sebagai suatu good will didalamnya.

Hal diatas butuh good will dan right will. Ini suatu niat yang jelas dalam menyikapinya secara bersama bukan semata membangun wacana maupun opini yang tidak produktif atau konstruktif. Mari saling jujur dengan duduk bersama untuk sebuah solutif terbaik demi kemanfaatan masyarakat dan kota tercinta kita. Kota Pematangsiantar kota idaman , nyaman , prospektif , inovatif , bermaruah dan beradab.

Menurutnya, relokasi bukan solusi akhir karena adanya kaitan kuat pencitraan terhadap image Kota Siantar. PT STTC dengan Siantar sudah sejiwa. “Marwah STTC merupakan maruah Kota Siantar . Nilai itulah yang disadari penuh oleh pendiri dan penerusnya karena terus ditanamkan secara berkesinambungan. Rasa memiliki sebagai bagian dan keluarga besar masyarakat Kota Siantar yang majemuk dengan kearifan lokal sebagai perekat peradaban,” katanya.

BACA JUGA  PT. STTC Bangun 41 Pos Pengamanan Hari Raya di 9 Kabupaten kota

Pemadam PT. STTC selalu hadir membantu masyarakat selama 24 jam dalam penangulangan
Kebakaran di kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun dan dipelayanannya Gratis.
Berbicara tentang limbah industri sebagai dampak konsekuensi dari pembangunan butuh perhatian dan penanganan khusus dari pihak berkompeten dengan sebuah kajian proseduratif sebagaimana ketentuan yang berlaku. Kehadiran PT STTC yang cukup signifikan lamanya bersama - sama masyarakat Siantar tentunya telah disadari penuh para pengurus didalamnya.

Alangkah baiknya dan konstruktif bilamana semangat dan energi keperdulian para pihak akan kelestarian lingkungan hidup agar terhindar, terminimalisir dari pencemaran dan kerusakan pada terfokus pada sebuah wacana dan upaya bersama dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Kemudian dalam Penyusunan Rencana Perlindungan Lingkungan Hidup (RPPLH). Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-PL).

“Good will pemerintah daerah sangat dibutuhkan secara real yang tercermin dalam strategi program dan kebijakan pengganggaran berbasis lingkungan hidup. Karena itu menjadi tugas serta kewenanganya sebagaimana ketentuan undang-undang nomor 32 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup . Selanjutnya disebutkan juga bahwa setiap orang berkewajiban dalam upaya pemeliharaan, pengendalian kelestarian, pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Peran serta seluruh masyarakat harus secara terpadu sebagai suatu kesadaran penuh,” katanya.

Berbicara tentang limbah industri sebagai dampak konsekuensi dari pembangunan butuh perhatian dan penanganan khusus dari pihak berkompeten dengan sebuah kajian proseduratif sebagaimana ketentuan yang berlaku. Kehadiran PT STTC yang cukup signifikan lamanya bersama - sama masyarakat Siantar tentunya telah disadari penuh para pengurus didalamnya.

Alangkah baiknya dan konstruktif bilamana semangat dan energi keperdulian para pihak akan kelestarian lingkungan hidup agar terhindar, terminimalisir dari pencemaran dan kerusakan pada terfokus pada sebuah wacana dan upaya bersama dalam Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS). Kemudian dalam Penyusunan Rencana Perlindungan Lingkungan Hidup (RPPLH). Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-PL).

“Good will pemerintah daerah sangat dibutuhkan secara real yang tercermin dalam strategi program dan kebijakan pengganggaran berbasis lingkungan hidup. Karena itu menjadi tugas serta kewenanganya sebagaimana ketentuan undang-undang nomor 32 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup . Selanjutnya disebutkan juga bahwa setiap orang berkewajiban dalam upaya pemeliharaan, pengendalian kelestarian, pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Peran serta seluruh masyarakat harus secara terpadu sebagai suatu kesadaran penuh,” katanya.

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI
Keberadaan PT STTC Berdampak Positif Pada Pertumbuhan Ekonomi Bagi Warga Sekitar






Penulis    : franki
Editor      : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.