Header Ads

Tumbuhkan Minat Baca, Guru Jangan Kalah dengan Siswa, Ini Caranya .......


LINTAS PUBLIK – SIANTAR, Untuk meningkatkan minat baca dan pengembangan perpustakaan disekolah, hendaknya kepala sekolah dan guru, serta pengelola sekolah harus kreatif, tidak kalah informasi dengan siswa.

Sebab tanpa ada kepedulian dan keseriusan mengembangkan perpustakaan-perpustakaan di sekolah akan ditinggalkan pembacanya (siswa).

Jojor Sitorus Pane, S.Sos, MSi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Provsu, Senin ( 24/7/2017) di Sapadia Hotel jalan Diponegoro Pematangsiantar dalam rangka pelaksanaan kegiatan “ Koordinasi Pengembangan Perpustakaan” di kota Pematangsiantar.

"Guru maupun pengelola perpustakaan disekolah harus kreatif, perpustakaan sekarang buka hanya untuk membaca, tapi juga tempat mengembangkan seni kreatif, baik menulis, melukis maupun kegiatan lainnya,"terang Jojor Sitorus Pane, S.Sos, MSi Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Arsip Provsu, Senin ( 24/7/2017) di Sapadia Hotel jalan Diponegoro Pematangsiantar dalam rangka pelaksanaan kegiatan “ Koordinasi Pengembangan Perpustakaan” di kota Pematangsiantar.

Lebih jauh Jojor Sitorus Pane mengatakan, menumbuhkan minat baca harus didahului dari diri kita sendiri, guru dan pengelola perpustakaan. Menurut Jojor, membaca sangat berbeda dengan menonton, membaca mengembangkan daya pikir dan imajinasi, sementara menonton kita harus memili tontonan yang baik terhadap kita, khusunya kepada anak, jangan sampai tontonan yang kita pilih untuk anak salah.

"Membaca bagi anak melatih konsentrasi, mengembangkan imajinasi dan kreativitas anak, membaca juga membuka cakrawala anak, sehingga anak mendapatkan banyak informasi dari berbagai tempat, sehingga membuat anak percaya diri,"ungkap Jojor Sitorus.

BACA JUGA  Pemko Siantar Sosialisasi Kearsipan dan Penyimpanan Dokumen Negara

Dalam kesempatan itu Jojor Sitorus memberikan 5 cara agar anak (siswa) suka untuk membaca, yaitu :

1. Biarkan siswa atau dorong siswa melihat anada membaca.

2. Membacakan (Story Telling) kepada siswa anda setiap hari.

3. Buatlah membaca sebuah kesenangan dan bagian dari rutinitas. Gerakan Pemerintah Gerakan Literasi Sekolah (GSL).

4. Ganti secara berkala buku-buku yang ada diperpustakaan.

5. Promosikan buku-buku baru diperpustakaan.

"Perpustakaan dan pendidikan seperti dua sisi mata uang, keduanya bernilai jika keduanya ada, begitu juga perpustakaan ada banyak informasi dan ilmu pengetahuan,"ucap Jojor Sitorus panjang lebar.

"Jangan pula guru kalah informasi pendidikan dengan siswa, karena siswa banyak belajar dari internet, atau bertanya kepada "om google", Kata Jojor menutup pembekalannya untuk ratusan peserta Koordinasi Pengembangan Perpustakaan yang diselengarakan Perpustakaan dan Arsip  kota Pematangsiantar.

Koordinasi Pengembangan Perpustakaan kota Pematangsiantar dibuka oleh Dra. Neslianan Sinaga Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip kota Pematangsiantar, didampingi Sofie Saragih, SSTP, MSi dan Herbet Aruan, SPD, MH.

LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI




Penulis   : tagor
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.