Header Ads

Ini Arti Kendaraan Hias Jokowi di Karnaval Kemerdekaan


LINTAS PUBLIK - BANDUNG, Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo (Jokowi) akan menaiki kendaraan istimewa yang dihias khusus oleh sejumlah seniman dalam Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan, di Bandung (26/8/2017). Kendaraan tersebut menyimbolkan kerja keras pemimpin untuk membawa kesejahteraan rakyatnya.

Ini Arti Kendaraan Hias Jokowi di Karnaval Kemerdekaan
Salah satu kendaraan hias di Karnaval Kemerdekaan. / Foto: detikcom)

Salah satu seniman yang terlibat dalam mendesain mobil Presiden tersebut, Tisna Sanjaya, menjelaskan mobil yang akan digunakan Presiden Jokowi mengusung konsep bejasan, artinya menggambarkan kesederhanaan tapi lahir kerja keras. Sebuah truk dihias dengan kepala burung garuda. Di bagian belakang disusun seeng (dandang) atau alat masak Sunda untuk membentuk tumpeng raksasa.

"Ada sekitar 99 seeng buatan pengrajin asal Tasikmalaya untuk membentuk tumpeng. Di dalamnya diisi air dari 9 mata air di Jabar," kata Tisna dalam siaran pers, Sabtu (26/8), seperti yang dilansir oleh detikcom.

Adapun Jokowi bersama Ibu Negara akan ditempatkan di bagian depan kendaraan tersebut. Dari depan, kendaraan itu terlihat membawa hasil bumi. "(Jadi) seperti pemimpin mengantarkan (hasil bumi) untuk rakyatnya," ujar Tisna.
Foto: Biro Pers

Dia menambahkan, merujuk tema yang diusung dalam Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan itu, yakni 'Menyalakan Api, Kerja Bersama', maka mobil hias yang akan dinaiki Jokowi melambangkan semangat kerja bersama.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 2.500 peserta akan ikut serta dalam Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan. Karnaval ini merupakan puncak peringatan HUT ke-72 Republik Indonesia.

Ribuan peserta karnaval tersebut berasal dari perwakilan budaya dari 13 provinsi, 20 kabupaten di Jawa Barat, serta 43 komunitas dan perwakilan dari berbagai daerah penyelenggara festival-festival terbaik di Indonesia, seperti Jember Fashion Carnaval.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI




Laporan: HR
Sumber; detikcom

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.