Header Ads

Rajin ke Gereja, Rara Stefanie Didoakan Umat Katolik Siantar di 3 Tempat


LINTAS PUBLIK, Kematian Rara Sitta Stefanie (28) pegawai BNI Pematang Siantar yang tewas saat kejar penjambret di Pematang Siantar Rabu (25/10/2017) menyisahkan mesedihan bagi umat Katolik di Pematangsiantar.

Ternyata Rara rajin beribadah di gereja Katolik jalan Sibolga Pematangsiantar.
Umat Katolik mengadakan doa khusus untuk Arwah Almarhum Rara Stephani ( korban Perampokan beberapa hari lalu)

Umat Katolik di Siantar, sering kali melihat Rara mengikuti Misa bersama dengan umat lain di jalan Sibolga maupun di jalan Melanthon Siregar. Beberapa umat yang mengenalnya dan pernah berkomunikasi ( semasa hidup), sangat terpukul, sedih dan iba sekaligus marah ,geram kepada para begal, yang membuat Rara meninggal.

"Kami tadi baru misa pagi (berdoa), khusus mendoakan Almarhum Rara Sitta Stefani korban kejahatan Jalanan itu. Doa langsung dipimpin   Pastor Pr. Monald Banjar Nahor, OFm.Cap di St.Maria lourdes marihat landbow," kata Yeyen Sitohang, SH salah seorang umat Katolik di Jalan Melanthon Siregar Pematangsiantar dihubungi Minggu (29/10/2017).

BACA JUGA Terungkap dari CCTV Kronologi Tewasnya Pegawai BNI di Siantar


Hendry Kukuh Baskoro memperlihatkan foto istrinya Rara (kiri)
Rara Stefanie bersama anaknya. Foto FB.

Yeyen Sitohang lebih lanjut menjelaskan, bahwa Pastor Paroki St.Laurentius Brindisi Pematangsiantar Pr. Monald Banjar Nahor, OFm.Cap dalam Ibadah Minggu ini keliling secara bergantian,  mengunjungi 3 jemaat untuk sama -sama mendoakan Rara dan keluarganya.

Adapun doa untuk Rara dipimpin Pastor Monald Banjar Nahor ada  di gereja st.Lauretius Brindisi Jalan Sibolga, St.Maria lourdes di Marihat Landbow ,jalan Melanthon Siregar, dan Kapel St.Clara lap.bola atas jalan Farel pasaribu.

Pastor Paroki St.Laurentius Brindisi Pematangsiantar Pr. Monald Banjar Nahor, OFm.Cap. bersama Keluarga Yeyen Sitohang,SH istrinya Lenni Sitanggang SE. dan anak-anaknya, Seusai Pemberkatan Perayaan HUT Perkawinan Umat Bulan Agustus 2017.

Pastor Monald Banjar Nahor juga menyampaikan, umat Katolik menjadi berkat bagi sesama, sehingga membawa perubahan di tengah -tengah masyarakat, bangsa dan negara. Diharapkan para pemimpin negara dan penegak hukum menjalankan amanah, dan hidup di jalan Tuhan.

"Pastor juga tadi menjelaskan, sebelum meninggal Rara sering terlihat bersama anaknya dan satu orang pengasuh anaknya datang mengikuti Misa pada hari -hari Minggu. Pastor sering memperhatikan Rara bersama anaknya,  pastor juga  memberi berkat, Rara sering mengikuti Misa pagi pukul 06:00 Win," jelas Yeyen menirukan pesan Pastor Monald, bahwa Rara Stefanie terdaftar sebagai umat Katolik di Paroki Ambarawa Jawa Tengah.

"Kami sangat terpukul atas musibah yang menimpa umat kami, tapi Hari ini kami berdoa menyerahkan Rara kepada Tuhan, RIP mbak Rara." ujar Yeyen berdoa agar Tuhan jagai Kota Pematangsiantar yang belakangan ini mencekam akibat ulah para begal.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI



Penulis    : franki
Editor      : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.