Header Ads

Besok, Natal Pomparan Raja Sonang Sedunia di Aula FKIP Nomensen


50 Pemai akan Tampilkan Drama yang Berbeda

LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Untuk tampil di acara Natal Pomparan Raja Sonang Sedunia yang akan diselenggarakan di aula FKIP HKBP Nomensen besok, Sabtu, 9 Desember 2017, pemain drama beserta kru berjuang keras sebulan lamanya. Dengan kata lain,persiapan telah 95 persen demi kesuksesan Natal tersebut.

Hal ini disampaikan Ketua Panitia Natal Raja Sonang Seduni, Mayjen (Purn) Sumiharjo Pakpahan,P.hD DMS saat menggelar konfrensi pers,Jumat (8/12/2017).

Dikatakan Sumiharjo, waktu sebulan tesebut dinilai sangat singkat namun dirinya sangat yakin atas kerjasama seluruh crew Natal Raja Sonang,bahwa besok akan menyajikan acara yang sangat bagus.

Ketua Panitia Natal Pomparan Raja Sonang Sedunia
Mayjen (Purn) Sumiharjo Pakpahan (kanan) beserta anaknya .
"Kurang lebih satu bulan kita persiapan memang waktu satu bulan cenderung lebih singkat yah untuk membuat suatu show penuh itu. Saya rasa kurang malah, tetapi karena kerja sama antara sutradara, crew dan artis, membuat percepatan yang sangat bagus, dan berdasarkan latihan selama ini saya sudah bisa pastikan 95 persen sudah siap, tinggal ornamen yang kita tampilkan agar sesuai dengan thema dan drama yang kita tampilkan,"katanya sembari merinci bahwa kegiatan Natal akan dimulai pukul 17.00-22.00 WIB.

"Bahkan saudara-saudara kita dari Pomparan Raja Sonang di Luar Negeri sudah tiba di Indonesia dan besok sudah bisa bertemu,"tambah Sumiharjo.

Selain itu, ada berbagai hiburan yang akan ditampilkan yakni drama ibadah.

"Hiburan yang akan kita tampilkan drama dipadukan kebaktian, fragmen, koor, dan nyanyian yang dirangkai semuanya sehingga tidak terasa bahwa acara itu sudah selesai,"ujarnya.

Ditanya berapa jumlah yang ikut berpartisipasi dalam acara Natal tersebut, Mayjen (Purn) Sumiharjo mengatakan ada sekitar 50 orang.

"Ada sekitar 50 orang itu,sudah termasuk pemeran pembantu dan tanpa mereka drama itu tidak terlaksana dengan baik, dan saya mau berterima kasih kepada Bongsu Pakpahan yang bisa menggenjot aktris dan aktor dalam satu bulan bisa menampilkan suatu drama yang saya kira belum pernah ditampilkan seperti itu,"rincinya

Ia juga memperkirakan yang akan hadir pada Natal tersebut adalah sekitar 5000 orang dari seluruh dunia.

"Dari seluruh pomparan Raja Sonang di seluruh dunia yang akan hadir sekitar 5.000 ribu orang, kita siapkan juga televisi apa bila didalam ruangan tidak memadai maka mereka bisa menonton dari luar,"ujarnya.

Dijelaskan Sumiharjo, bahwa Natal Pomparan Raja Sonang sedunia ini baru pertama kali digelar,bahkan dirinya langsung menjabat ketua panitia.Ditanya motivasi pada Natal ini,tak lain untuk mengingatkan keturunan Raja Sonang agar tetap mengingat filsafat orang batak yakni Dalian Natolu.

"Sebagai seorang pomparan Raja Sonang tentunya saya ingin Raja Sonang itu dikenal, baik dikalangan komunitas maupun orang lain, dan ini kesempatan dari pomparan Raja Sonang mengenal filsafat batak yaitu Dalian Na Tolu yaitu somba marhula-hula, elek marboru, manak mardongan tubu, sehingga keturunan dari Raja Sonang itu tidak saling kawin mawin ini kan dan ini harus dijaga karena itu ajaran leluhur kita, dan ini yang perlu ditanam kan kepada keturunan 1,5 Juta pomparan Raja Sonang di seluruh dunia,"bebernya.

Terakhir, Meyjen (Purn) Sumiharjo menginginkan agar seluruh keturunan Raja Sonang yakni Samosir, Pakpahan, Gultom, Sitinjak dan Harianja agar hadir dalam Natal yang mengambil thema 'Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah dalam Hatimu (Kolose 3:15).

"Kita sudah himbau melalui baliho, door to door, supaya semuanya datang menyaksikan ini dan supaya semuanya tahu bahwa Raja Sonang ini besar dan nama besar Raja Sonang itu rupanya tersohor. Kita tidak mau Raja Sonang itu hanya sekedar nama saja, bahwa Raja Sonang itu adalah pemersatu dan kita berasal dari Samosir.Makanya nanti kita akan buatkan tugu Raja Sonang dan kita akan buat even-even bersekala Indonesia sekalian membantu pemerintah dalam program Otorita Danau Toba,"tutupnya.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI




Penulis     : franki
Editor       : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.