Header Ads

Balita Penderita Bocor Jantung 3 Lubang Butuh Uluran Tangan Dermawan


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Vania Asina br Siahaan,balita berumur 2,5 bulan kondisinya sangat memprihatinkan.

Buah hati hasil pernikahan Hasiholan Pardomuan Siahaan/Ernika br Tampubolon ini mengidap penyakit bocor jantung hingga 3 lubang.

Tak ayal,penyakit yang derita bayi perempuan manis ini membuat tubuhnya kurus kering dan sangat lemah.

Di usianya seperti ini, biasanya orang tua bayi ingin mengajak anaknya berbicara dan memberi ASI,namun Ernika terpaksa menahannya. Meski saat dijumpai di kediamannya di Jalan Naga Terbang Nomor 11, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar, ibu Ernika tidak menangis,namun dari tatapannya tersingkap merasakan perihnya penderitaan bayinya itu.


Saat memulai pembicaraan dengan awak media ini, suami Ernika br Tampubolon,Hasiholan Siahaan sudah berjuang demi bayinya tetap hidup.

Di tengah ekonominya yang cukup sulit dan menumpang di rumah keluarga, Hasiholan berharap mukjizat dari Tuhan kepada bayinya.

Pria berkulit hitam yang sempat berprofesi pelayan Gereja ini mengisahkan bahwa sejak di kandungan,bayi manisnya itu sudah dinyatakan dokter memiliki cairan di paru-paru dan jantung.

Ketika itu, dokter yang melakukan USG mengatakan bahwa usia bayinya tak lebih dari dua minggu.

"Saat usia kandungan 8 bulan,dokter yang melakukan USG mengatakan bahwa ada cairan di paru-paru dan jantung.Malah dokter memvonis bahwa usia kandungan tak lebih dari 2 minggu.Bayi saya lahir 15 November 2017 di salah satu Rumah Sakit Swasta di Kota Pematangsiantar.Memang kalau keterangan dokter sewaktu lahir ada suaranya tetapi kecil,maaf ibarat suara kucinhlah,kalau kata dokter karena virus.Aku lupa nama medisnya,"ucap Hasiholan.

Setelah bayi Vania lahir,lanjut Hasiholan, dokter kemudian menyarankan untuk dirujuk di Rumah Sakit Adam Malik.Dengan kartu BPJS yang dimiliki,bayi Vania harus menunggu satu malam karena ruangan perawatan masih penuh.

"Karena sakitnya itu,doker membilang bahwa bayi Vania harus dirawat di ruangan khusus,"ujar Hasiholan.

Dengan kondisi itu,dokter kemudian merujuk kembali bayi Vania ke RS Pirngadi Medan.

"Bayi Vania harus menjalani perawatan selama 1 Minggu di RS Pirngadi, setelah 1 minggu kemudian bayi Vania dikembalikan ke RS Adam Malik dan dirawat selama 2 minggu,"ucapnya.

Dengan penyakit yang diderita bayinya,sambung Ernika, ia harus memberi makan dan minum dengan menggunakan selang.

"Hati saya sebagai ibu memang harus tegar.Sedih memang melihatnya.Tapi saya yakin ada mukjizat dibalik ini,yah seperti makna dari nama yang kami buat. Vania artinya kado dari Tuhan dan Asina artinya karena Kasih-Nya,"ujarnya sembari berharap uluran tangan demi kesembuhan bayinya.

Bagi para sahabat yang ingin mengulurkan bantuan terhadap kondisi bayi perempuan Vania,dapat menyalurkan ke Nomor Rekening BCA: 8255112194 An.Hasiholan Pardomuan Siahaan.


Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.