Header Ads

Pejuang Kemerdekaan dan Guru SMA Negeri 1 Pematangsiantar Itu Telah Berpulang


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Guru Tua Raja Tambunan atau akrab disapa Gr.TR Tambunan telah berpulang (meninggal). Kabar duka ini disampaikan Poltak MG. Tambunan, SPd, MH kepada lintaspublik.com , Selasa (30/1/2018) di jalan Farel Pasaribu gang Kana kota Pematangsiantar.

Meninggalnya TR. Tambunan adalah pejuang kemerdekaan Republik Indonesia yang telah mendapatkan Bintang Gerilya angkatan 1945 dari Pemerintah Republik Indonesia.

BACA JUGA  Miliki 118 Keturunan, Ini Rangkaian Acara Adat Ibunda Nixon Simanjuntak Lamtama Trio

Alm,Gr. TR. Tambunan 
Demikian juga selama hidup Almarhum disamping berjuang untuk kemerdekaan RI khususnya pertahanan di wilayah Siantar, Simalungun dan wilayah Sumatera Timur, TR. Tambunan juga aktif mengajar mulai tingkat SD sampai SMA.

"Terakhir bapak (TR. Tambunan) pensiun sebagai guru di SMA Negeri 1 Pematangsiantar, sebelumnya beliau adalah tentara Jepang asal Butai Siniju pada jaman Kemerdekaan tahun 1940an, semoga perjuang almarhum dapat dikenang di negara ini, khususnya kami keluarga sangat simpatik dan hormat keteladanan beliau,"kata Poltak MG. Tambunan.

BACA JUGA  324 Atlet Ikuti Kejuaraan Hien Open Judoka Kungfu Indonesia 2013

Alm. Gr.TR Tambunan dan istrinya Torang Mauli Gultom sema hidup.
Informasi yang diterima lintaspublik.com Gr.TR Tambunan meninggal pada Minggu, 28 Januari 2018 di rumahnya. Almarhum mengabdikan dirinya sebagai guru sekita 40 tahun, dan SMA Negeri 1 Pematangsiantar tercatat selama 15 tahun. Demikian juga selama hidupnya TR. Tambunan mendapat tugas - tugas sebagai guru Jemaat di gereja HKBP.

Gr.TR Tambunan yang saat ini disapa Opung Bintang Doli meninggalkan keturunan (pomparan/batak) sebanyak 73 orang, dari 4 Putra dan 3 Putri, sementara istrinya Torang Mauli Gultom telah terlebih dahulu menghadap Yang Maha Kuasa pada tahun 2008.

Pejuang Kemerdekaan ini akan dimakamkan dengan acara kemeliteran di Kampung Sigotom kecamatan Pangaribuan kabupaten Tapanuli Utara.

"Selamat jalan Pahlawan, selamat jalan guru bangsa, terima kasih atas pengabdian mu untuk bangsa ini, semoga kami dapat meneruskan perjaungan mu," redaksi.


Penulis : tagor
Editor : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.