Header Ads

Arogan, Polisi Pukuli Wartawan Bertubi-tubi di Markasnya, Kasus sampai ke Telinga Kapolres


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Seorang jurnalis jadi korban pemukulan oleh aparat penegak hukum di Pematangsiantar, Sabtu (3/2/2018). Aksi pemukulan ini terjadi di pos penjagaan Polres Siantar yang berada di Jalan Sudirman, Kecamatan Siantar Barat.

Aiptu Albersius Saragih anggota Sat Sabhara Polres Siantar memukuli wartawan berinisial MHH seorang jurnalis SBNPro, bertubi-tubi .

"Apa kau, kau foto-foto aja aku, kau masukan ke dalam beritamu," tukas Albersius Saragih di depan ruang pos penjagaan.

Aiptu Albersius marah-marah kepada sejumlah jurnalis yang meliput penganiayaan
 sesama rekannya di Polres Siantar, Sabtu (3/2/2018) 
Informasi dihimpun, penganiayaan ini bermula, ketika MHH dan kedua rekan wartawan hendak keluar dari Polres Siantar. MHH kemudian masuk ke dalam ruangan pos penjagaan. Di dalam pos penjagaan, MHH melihat bungkus rokok, mencoba meminta rokok tersebut kepada polisi lain bernama Abadi, yang merupakan teman dari Albersius Saragih.

"Saat itu lah penganiayaan terjadi. Tanpa alasan jelas, dari arah belakang Aiptu Albersius Saragih yang baru membersihkan tangannya tiba-tiba mengatakan ah yang cari masalahnya kau. Kemudian dengan membabibuta memukuli MHH bertubi-tubi," ungkap RT wartawan yang menjadi saksi mata ketika meliput bersama MHH di Polres.

MHH sempat meminta maaf kepada polisi Aptu A Saragih. Namun, Albersius tak berhenti dan kembali melayangkan pukulannya kepada MHH.

"Habis dipukulnya lagi itu, diusirnya si MHH. Cabut kau, cabut kau dari sini," ungkap Alberius dengan nada membentak yang ditirukan RT.

MHH lalu beranjak pergi keluar Polres, namun tak sampai disitu. A Saragih kembali memanggil MHH. Selanjutnya MHH datang minta maaf lagi kepada A Sargih. Parahnya, lagi-lagi MHH dianiaya.

Kasus ini sudah sampai ke telinga Kapolres Pematangsiantar, AKBP Doddy Hermawan. Teranyar, Albersius dan MHH dipanggil untuk didamaikan di runag Provos Polres Siantar.


Sumber   : tribun

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.