Header Ads

Karena Rokok, Polisi Siantar yang Pukuli Wartawan Berakhir Damai Diatas Materai 6000


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Oknum anggota Sat Sabhara Polres Pematangsiantar,A.Saragih melakukan pemukulan terhadap seorang jurnalis media online Hamza Harahap hanya gara-gara meminta sebatang rokok.

Pemukulan itu dilakukan di pos penjagaan polres siantar yang berada di Jalan Sudirman, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu (3/2/2018) sekira pukul 13.00 Wib.

Akibat pemukulan yang bertubi-tubi tersebut, Hamzah mengalami lebam dibagian muka di sebelah kirinya. Tak hanya itu saja bahkan setelah melakukan pemukulan Aiptu A Saragih menantang awak media yang telah dipukuli tersebut.

"Apa kau, Foto aku masukan kedalam berita," bentak Aiptu A Saragih seperti dikisahkan wartawan lain pada saat saat kejadian.

BACA JUGA  Arogan, Polisi Pukuli Wartawan Bertubi-tubi di Markasnya, Kasus sampai ke Telinga Kapolres


Peristiwa pemukulan itu bermula, ketika Hamza dengan kedua rekan wartawan hendak keluar dari polres Siantar, namun salah satu awak media cetak masuk kedalam ruang penjaga untuk mengobrol bersama salah satu anggota Sat Sabhara lainnya.

Kemudian, Hamzah juga ikut masuk kedalam ruangan pos penjagaan. Saat masuk kedalam, Hamza yang melihat bungkus rokok mencoba meminta rokok tersebut kepada teman A Saragih yang diketahui bernama Abadi, yang pada saat itu menyantap nasi.

Namun dari belakang, Aiptu A Saragih yang baru membersihkan tangannya keluar dan melihat Hamza yang hendak mengambil rokok, A Saragih tiba-tiba mengatakan.

"Ah yang cari masalahnya kau,"ujar kerabat Hamza yang juga wartawan saat menirukan perkataan A.Saragih

Kemudian dengan membabi buta A Saragih tersebut langsung melakukan pemukulan terhadap Hamza.

Meski menerima pukulan dari A Saragih, Hamza sempat meminta maaf kepada Aiptu A Saragih dengan mengatakan "Minta maaf aku bang, aku yang salah", ujar Hamza.

Tapi walaupun sudah meminta maaf, tetap saja oknum Polisi A Sargih melayangkan pukulannya terhadap Hamza hingga wajahnya memerah.

Kemudian setelah selesai melakukan pemukulan itu, Hamza di usir oleh oknum Polisi A Sargih "cabut kau, cabut kau dari sini" dengan nada membentak.

Hamza yang telah di usir untuk pergi langsung berjalan ke depan gerbang polres siantar.

Tak hanya sampai disitu saja, A Saragih pun memanggil Hamza lagi "Woi Sini dulu kau," selanjutnya Hamza datang dengan mengatakan lagi minta maaf kepada A Sargih. Lagi-lagi Hamza mendapatkan penganiayaan sehingga membuat wajahnya lebam dan memerah.

Namun,peristiwa pemukulan jurnalis ini berakhir damai dibuktikan adanya surat pernyataan damai diatas meterai 6000.


LIHAT JUGA VIDEO DI BAWAH INI




Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.