Header Ads

Cerita Mahadin Sitanggang 14 Tahun Bersama IPK, Inilah Pesannya untuk Pemuda


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya Mahadin Sitanggang, SH, ketua Ikatan Pemuda Karya (IPK) kota Pematangsiantar, sempat terlihat sehat dan bugar, saat  melantik pengurus IPK Kecamatan Siantar Selatan, Kamis (29/3/2018) di lokasi SMA HKBP jalan Gereja Pematangsiantar.

Dihari itu, Mahadin Sitanggang bercerita, bahwa dirinya sudah lebih 14 tahun bersama IPK kota Pematangsiantar, dan diwaktu yang sama dirinya dilantik ditempat itu (SMA HKBP Siantar) pada tahun 24 April 2004.

BACA JUGA  Kabar Duka, Mahadin Sitanggang, SH Ketua IPK Siantar Meninggal Dunia


"Saya teringat 14 tahun lalu, tepat 24 April 2004, saya dilantik menjadi ketua PAC kecamatan Siantar Selatan,"ucap Mahadin Sitanggang ketika itu.

"Hidup IPK, Hidup IPK, IPK Luar Biasa!,"teriak Mahadin memberi semangat kepada kader IPK dan disambut kata "Luar Biasa", dan tepuk tangan ratusan kader IPK kota Pematangsiantar.

BACA JUGA  IPK Siantar Selatan Dilantik, Mahadin Sitanggang, SH : Anggota IPK Harus Kreatif dan terus Berkarya Nyata

Ketika melantik IPK Siantar Selatan, Inilah Pesan Mahadin Sitanggang  :
  1. IPK harus bertanggung jawab, dalam proses pembangunan , keamanan, dan Ketertiban di kota Pematangsiantar.
  2. IPK Siantar, dapat mengerahkan kemampuan, kekuatan sosial untuk berbakti kepada Masyarakat disekitarnya.
  3. IPK Siantar, harus menunjukan karya Nyata, Karya Pemuda, sehingga  pemuda di cintai dan disayangi Masyarakat.
  4. IPK Siantar, Harus memajukan kota Siantar, dan membangkitkan Pemuda.
  5. IPK Siantar Harus mensukseskan Pilkada Gubernur Sumatera Utara
Inilah pesan Mahadin Sitanggang yang terekam media lintaspublik.com melalui Lintas Publik TV :



Informasi sebelumnya Mahadin Sitanggang, SH Ketua DPD IPK Siantar meninggal dunia pada pukul 02:00 Wib di rumah sakit Adam Malik Medan, Minggu (8/4/2018), sebelumnya dirawat di rumah sakit Vita Insani karena serangan Jantung. Keterbatasan alat di Vita Insani, Mahadin Sitanggang pun dirujuk ke rumah sakit Colombia, dan selanjutnya menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Adam Malik - Medan.

Hal ini dikatakan Elie Silalahi, salah seorang pengurus IPK kota Pematangsiantar, meninggalnya Mahadin Sitanggang disebabkan sakit yang dideritanya.

"Sempat kemarin dirawat beberapa hari dirumah sakit, pada Sabtu sudah terlihat sehatan, tapi pada pukul dua pagi menghembuskan nafas terakhirnya. Semoga keluarga dan anak-anaknya dapat dikuatkan Tuhan, Selamat jalan Ketua ku,"ucap Elie Silalahi dihubungi di rumah duka jalan Toba kota Pematangsiantar, menyambut kedatangan Jenazah yang baru sampai dari Medan, pada pukul 60:30 Wib.

Rencana Pemakaman

Informasi diterima lintaspublik.com, almarhum Mahadin Sitanggang tutup usia 56 tahun, lahir pada, 12 Agustus 1961, dan akan dimakamkan di Pangururan kabupaten Samosir pada Rabu, 11 April 2018, dan acara adat pemakaman akan dilaksanakan di rumah duka di jalan Toba Pematangsiantar.

Mahadin Sitanggang meninggalkan seorang istri Kristina L. Bangun SE, dan 3 orang anak, Agustinus Sitanggang, SE, Eva Sitanggang, SE, dan Alfert Sitanggang yang masih kuliah di Universitas Parahyangan Bandung.

Saat ini Mahadin Sitanggang, SH masih aktif sebagai PNS dan menduduki jabatan sebagai sekretaris DPRD kota Pematangsiantar.

Pemimpin yang Ramah dan Suka Tertawa

Simsim Sitohang, S.Kom yang pernah bertugas disekretariat DPRD kota Pematangsiantar, tepatnya diruang ketua DPRD mengatakan, Mahadin Sitanggang selama memimpin sekretariat DPRD sangat ramah, serius dan suka bercanda, dan sifatnya kebapaan.

"Dia memimpin pegawai, seperti bapak dan anak, Suka senyum, suka bercanda, tapi bekerja tetap serius. Kami ucapkan selamat jalan bapak kami yang kami kasihi, kami bangga kepribadiannya yang penuh kedisiplinan. Semoga keluarga yang ditinggal tabah dan mendapat Penghiburan dari Tuhan. Selamat jalan ketua, Tuhan beserta mu,"ucap Simsim Sitohang dirumah duka, Senin (9/4/2018).

LIHAT JUGA Semangat Menyanyikan "MARS IPK"



Penulis   : tagor
Editor     : tagor



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.