Header Ads

Penyandang DAN III, Sekretaris DPRD Siantar Mahadin Sitanggang di makamkan di Tanah Leluhur, Ini Foto-fotonya


LINTAS PUBLIK - SAMOSIR, Acara pemakaman Mahadin Sitanggang, SH, diiringi ribuan keluarga besar Sitanggang dari huta Siantar-atar, keluarga besar  Ikatan Pemuda Karya (IPK) kota Pematangsiantar dan IPK kabupaten Samosir, beserta ratusan atlet dan pelatih Tako dari kabupaten samosir.

Almarhum Mahadin Sitanggang yang juga Sekretaris DPRD kota Pematangsiantar itu dimakamkan ditanah leluhurnya  dihadiri Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga di Siantarantar kecamatan Pangururan kabupaten Samosir, (11/4/2018).

BACA JUGA  Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga Hormat TAKO untuk Alm. Mahadin Sitanggang, Ini Videonya

Istri almarhum Mahadin Sitanggang  Kristina L. Bangun SE dan nak-anaknya Agustinus Sitanggang, SE,
Eva Sitanggang, SE, dan Alfert Sitanggang di keluarga Siantarantar kecamatan Pangururan kabupaten Samosir..
Mariden Sitanggang (70) abang kandung Mahadin Sitanggang mengatakan, Makam ini adalah makam keluarga, keturunan Opung Buntal Sitanggang dan Opung Buntal Boru Malau.

"Kami adalah ketutunan ke 4 di makam ini, dimakam ini semua kami satu keluarga, jadi makam ini adalah makam leluhur kami, karena disinilah asal muasal opung kami, "terang Mariden abang tertua almarhum kepada lintaspublik.com, bahwa Mahadin adalah anak ke 7 dari 11 bersaudara.

Pantauan lintaspublik.com, makam yang bercatkan putih terlihat sudah ada ruas-ruas (lorong/kamar -kamar) berciri khas rumah batak toba, yang nantinya keturunan keluarga Opung Buntal Sitanggang dan Opung Buntal Boru Malau sudah meninggal memiliki tempat di lokasi pemakaman ini.

Informasi diterima lintaspublik.com, almarhum Mahadin Sitanggang tutup usia 56 tahun, lahir pada, 12 Agustus 1961.

Mahadin Sitanggang meninggalkan istri Kristina L. Bangun SE, dan 3 orang anak, Agustinus Sitanggang, SE, Eva Sitanggang, SE, dan Alfert Sitanggang yang masih kuliah di Universitas Parahyangan Bandung.

Seusai acara pemakaman Elie Silalahi salah seorang senior Tako mengatakan, tidak bisa melupakan loyalitas Mahadin Sitanggang selama hidupnya.

"Dia care sama siapa saja, loyal kepada siapa saja, termasuk pada bawahannya, bahkan pada tukang parkirpun dia akrab,"ungkap Elie.

Informasi diterima media ini, Mahadin Sitanggang pada saat menjadi atlet Tako di Samosir saat masa sekolah sempat menjuarai/pemain terbaik turnamen (pertandingan) karate se Sumatera utara, dan Mahadin Sitanggang terakhirnya meyandang DAN III Tako.

Ini Foto yang sempat dibidik lintaspublik.com saat pemberangkatan almarhum Mahadin Sitanggang dari Pematangsiantar, dan dikelilingkan di seputaran kota Pematangsiantar, iring - iringan Jenazah sempat berhenti di kantor DPRD Siantar di jalan Adam Malik, dan kantor IPK kota Pematangsiantar di jalan Bandung.

BACA JUGA  Kabar Duka, Mahadin Sitanggang, SH Ketua IPK Siantar Meninggal Dunia

Keluarga IPK yang memadati pemakaman Mahadin Satanggang.

Mobil rombongan iringan Jenazah Mahadin Sitanggang penuh satu Ferry penyebrangan dari Ajibata ke pulau Samosir.
bahkan beberapa mobil harus menyusul karena muatan Ferry penuh.

Anak istri Alm Mahadin Sitanggang meninggalkan pemakam yang dikawal anggota IPK.

Jenazah Mahadin Sitanggang berhenti sejenak di kantor DPRD dimana Mahadin Sitanggang bertugas sehari-harinya. 

Iringan Mobil Jenazah Mahadin Sitanggang dari Siantar menuju Samosir.

Anggota IPK Siantar seusai acara pemakaman.

Jenazah Mahadin Sitanggang sesaat sampai ditanah leluhurnya di Siantarantar.

Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga menerima Jenazah Mahadin Siatnggang sebagai pemerintah kabupoaten Samosir.

LIHAT JUGA Hormat Tako Juang Sinaga kepada Alm Mahadin Sitanggang



Penulis   : tagor
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.