Header Ads

Ada Mengaku Bawa Bom, Penumpang Lion Air Panik Berlompatan dari Sayap Pesawat


LINTAS PUBLIK - JAKARTA, Penumpang mengaku membawa bom membuat penumpang Lion Air di Bandara Supadio, Pontianak, ketakutan sehingga berhamburan keluar. Bahkan ada yang terpaksa membuat pintu darurat dan melompat mengakibatkan 11 orang luka, Senin (28/5/2018) malam WIB.

Penumpang tersebut Frantius Sigiri, mahasiswa Universitas Tanjung Pura tela diamankan meski tidak ditemukan bom dari tasnya.

Dari 11 orang yang luka karena loncat dari sayap pesawat, 8 orang sudah dirujuk ke Rumah Sakit Soedarso Pontianak. Mereka umumnya mengalami cedera rata-rata pada kaki dan pinggang.

Pramugari Lion Air bersama penumpang yang mengaku membawa bom (ist)
Peristiwa itu terjadi pukul 18.30 saat pesawat akan berangkat ke Jakarta. Tiba-tiba Frantius mengaku kepada pramugari Lion Air bahwa di tas ranselnya yang akan dimasukkan ke kabin ada bom.

Mendengar itu pramugari kaget termasuk penumpang yang ada di dekat mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik itu.

Pramugrari berusaha menenangkan penumpang namun karena ketakutan mereka justru berebut mau keluar terlebih ketika pilot juga mengatakan seluruh penumpang agar turun untuk memastikan ancaman pria tersebut.

Lantaran panik, ada penumpang yang membuka pintu darurat dan berusaha melompar dari sayap pesawat. Akibatnya belasan orang luka-luka.

Oleh Avsec Bandara Supadio, terduga Frantinus Sigiri diamankan dan akan dibawa ke Polda Kalimantan Barat guna pengusutan lebih lanjut.

Kondisi Bandara Supadio sampai saat ini dalam keadaan aman. Namun penerbangan pesawat Lion tersebut bakal ditunda. Namun Lion Air tetap berkomitmen untuk memberangkatkan semua penumpang dengan menunggu pesawat dari bandara lain.

Sumber   : poskota 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.