Header Ads

Beredar Laporan Penetapan CPNS 2018, MenPAN-RB: Itu Palsu


LINTAS PUBLIK - JAKARTA, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi meminta masyarakat untuk waspada atas informasi hoaks terkait penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 (CPNS 2018). Pernyataan itu menanggapi surat bodong berisi informasi penerimaan tenaga honorer yang belakangan beredar di media sosial.

Menpan RB Asman Abnur (kedua kanan) menyerahkan secara simbolis surat keputusan kepada CPNS calon hakim pada acara pembekalan CPNS Calon Hakim di lingkungan Mahkamah Agung di Balitbang Diklat Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung, Megamendung, Bogor, Jawa Barat, 21 Februari 2018. 
Menteri PAN-RB Asman Abnur mengingatkan hal tersebut saat membuka rapat konsultasi dan validasi kebutuhan PNS di lingkungan Kementerian dan Lembaga, di Jakarta, Senin, (21/2018).

"Surat yang beredar di masyarakat melalui media sosial tersebut palsu dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya, atau hoax. Kasus ini agar diusut tuntas sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar," ucap Asman dalam keterangan tertulis.

Kepada masyarakat, Asman menghimbau untuk lebih cermat dan waspada atas berita yang belum jelas kebenarannya. Saat ini, tahapan penerimaan CPNS masih dalam proses validasi data usulan formasi dari kementerian atau lembaga serta Pemerintah Daerah. " Masih kita validasi, masa sudah keluar. Itu sama sekali tidak benar," kata Asman menegaskan.

Sebelumnya, beredar di media sosial laporan penetapan e-formasi pengangkatan PNS yang mengatasnamakan Kementerian PAN-RB pada 1 November 2017. Laporan itu berisi tentang kuota formasi dari sejumlah instansi pemerintah pusat serta pemda yang ditetapkan dalam e-formasi. Informasi tersebut menyatakan kantor Regional, nama instansi, formasi, kode cepat, usul masuk dan ditetapkan.

Sumber   : tempo 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.