Header Ads

Harga Bahan Pokok Masih Stabil di Siantar, Ini Kata Togar Sitorus


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Wakil Walikota Pematangsiantar, Togar Sitorus SE MM memimpin perkembangan pemantauan harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok di bulan puasa serta menghadapi perayaan lebaran Idul Fitri.

Sampai saat ini, harga sembako di pasar tradisional dan pasar modern masih normal. Hal itu disampaikan Togar Sitorus usai mengunjungi sejumlah pasar, pabrik beras dan bulog, Rabu (23/5/2018).


" Dirinya sudah langsung meninjau kelapangan. Di bulog juga persediaan beras cukup untuk menghadapi hari Raya ini. Kita juga mengunjungi pabrik beras yang dimiliki perseorangan. Stok beras juga tersedia dengan baik. Semuanya masih berjalan normal," kata Togar didampingi Kepala Bank Indonesia Kota Pematangsiantar Elly Tjan, Asisten II Akhir Harahap, Plt Kepala dinas koperasi,usaha kecil menengah dan perdagangan, Jadimpan Pasaribu dan Kanit Ekonomi Polres Pematangsiantar Ipda Wilson Panjaitan dan pihak Bulog .

Ipda Wilson yang juga satgas pangan ini mengatakan bahwa selama tujuh hari dilaksanakan monitoring tidak ada kenaikan harga sembako. Kedepannya, diyakini bahwa harga-harga ini akan tetap stabil. Dan langkah yang terus dilakukan Satgas Pangan Polres Pematangsiantar mencegah terjadinya penimbunan.

"Kita turun langsung kelapangan. Kita dari Satgas Pangan bekerja sama dengan pihak Pemko melakukan monitoring. Kita juga memiliki intel untuk mendapatkan informasi dan sekaligus mencegah terjadinya penimbunan yang ingin dilakukan oknum tertentu. Kalau kita temukan penimbun akan kita tindak," katanya.

Untuk rincian harga barang sembako di pasar tradisional dan modern antara lain, harga beras premiun Rp 13.500/kg, beras medium Rp 11.000 /kg, bawang merah Rp 34.000 /kg, bawang putih Rp 24.000 /kg, bawang bombai Rp 28.000 /kg, cabe merah Rp 26.000 /kg, cabe hijau Rp 26.000 /kg, vabe rawit Rp 36.000 /kg, kacang tanah Rp 23.000 /kg, kacang kedelai Rp 15.000, kencang Rp 80.000 /kg, ayam ras sekitar Rp 39.000 /kg, daging sapi Rp 120.000 /kg.


Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.