Header Ads

Ini Hasil Karya Siswa SMK Negeri 1 Siantar, Jurusan Kecantikan dan Busana Buat Bangga


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Ternyata, Bila ilmu kreatif terus diasah akan semakin menghasilkan karya seni tinggi. Karya seni ilmu tentang karakterlah yang saat ini sedang digalakkan oleh siswa-siswi SMK Negeri 1 Siantar.

Seni karakter itu dapat saja merubah wajah muda menjadi orang tua, wajah hantu, wajah orang jahat, dan bahkan wajah dapat diubah-ubah sesuai peran yang akan ditampilkan dalam seni peran atau drama.

Kepala sekolah SMK Negeri 1 Siantar kabupaten Simalungun Rodearni Saragih, SPd, MH menjelaskan, peminat jurusan Kecantikan dan Busana semakin banyak setiap tahunnya, dan siswa-siswi di jurusan ini terlihat dapat mengembangkan ilmu jurusannya, itu terlihat beberapa kali di jurusan busana dapat meraih prestasi, dan jurusan kecantikan dapat mengembangkan ilmu (kecantikan) dengan seni penampilan karakter orang (manusia) seni peran.

Kepala sekolah SMK Negeri 1 Siantar Rodearni Saragih, SPd, MH (kanan)
dan Karya Seni Karakter (jurusan Kecantikan) seperti manusia "Hantu Berdarah" dalam seni peran.
"Setiap tahun peminat jurusan kecantikan membludak, demikian juga jurusan Busana, jadi tahun ini program kami akan menambah rombel untuk jurusan busana,"kata Rodearni Saragih diruang kerjanya Jalan Sangnaualuh Km. 3,5 Nagori Pamatang Simalungun Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, jumat (11/5/2018).

Prestasi Sekolah dan Kartini dari Simalungun

Dibawah kepemimpinan Rodearni Saragih sebagai kepala sekolah sejak berdiri tahun 2009, SMK Negeri 1 Siantar terus meraih prestasi dan mengembangkan minat kreatifitas siswanya, ini dapat dibuktikan tahun 2011 siswa SMK negeri 1 Siantar mendapat juara 1 (satu) di festival pakaian daerah berpasangan tingkat SMA/SMK se-Sumatera Utara.

Piala  juara 1 (satu) di festival pakaian daerah berpasangan tingkat SMA/SMK se-Sumatera Utara.
dan Piala Kartini Awar tahun 2017 untuk Radearni Saragih.

Demikian juga sekolah SMK Negeri 1 Siantar mendapat penghargaan dan sertifikat dari Eno-Asia Conference Malaysia tahun 2011. Rodearni Saragih sebagai kepala sekolah juga pernah diundang keistana negara oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara Kongres PGRI tahun 2013.

"Saya terus berupaya kembangkan kreatifitas siswa sesuai jurusannya, demikian juga guru-guru banyak kita suport agar memberikan pelajaran yang kreatif untuk para siswa. Sehingga siswa yang tamat dari SMK Negeri 1 Siantar ini dapat unggul dari siswa sekolah lainnya. Artinya dapat diandalkan dalam dunia usaha dan industri,"ungkap Rodearni.
Kepala sekolah SMK Negeri 1 Siantar Rodearni Saragih, SPd, MH masa muda/ist
Pada tahun 2017 saat perayaan hari Kartini, Rodearni Saragih menerima Kartini Award se-Indonesia dari Education Award 2017. Saat menerima Kartini Award itu panitia seleksi menilai, bahwa sebagai kepala sekolah dan pendidik, Rodearni Saragih sebagai kepala sekolah tetap konsisten terhadap kemajuan para wanita, sehingga menerima penghargaan Kartini dengan kategori "perempuan Berprestasi Berdedikasi terbaik di Bidangnya," demikian tertulis dipiala Kartini Award.

"Harkat dan bakat wanita harus terus dikembangkan, sehingga wanita-wanita Indonesia semakin tangguh bersaing didunia usaha. Demikian saya memotivasi siswa, khususnya yang wanita, agar jangan kalah dengan para pria. Itu semua dibutuhkan kedisiplinan tinggi,"pesan Rodearni, agar orang tua juga harus mengawasi serta mendukung bakat anak-anaknya.

Siswa menunjukan kebolehannya dalam seni karakter Orang tua dan wajah "sangar" (hantu) dalam seni peran
dalam jurusan Kecantikan di SMK Negeri 1 Siantar
Informasi yang diterima lintaspublik.com, SMK Negeri 1 Siantar tahun pelajaran 2017/2018 meluluskan 100 persen siswanya, dengan jumlah siswa 238 orang.

Tahun pelajaran 2018/2019 SMK Negeri 1 Siantar akan menerima siswa didik baru sebanyak 324 siswa dengan 9 kelas (rombel). Adapun jurusan di SMK Negeri 1 Siantar adalah Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Multi Media, Kecantikan dan Busana.

Adapun guru yang mengajar di SMK Negeri 1 Siantar sebanyak 52 orang, 24 PNS dan 28 Non PNS dengan 1 Staf/pegawai.

Penulis   : tagor
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.