Header Ads

Positif Narkoba, Kernet Bus Langsung Lari, Ini Kata Kadishub Siantar


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Jelang mudik Hari Raya Idul Fitri, Dinas Kesehatan bersama BNNK Pematangsiantar menggelar tes urin bagi supir dan kondektur di loket bus antar kota dan provinsi.

Ada beberapa supir yang diperiksa di tiga loket bus di Kota Pematangsiantar, yakni Paradep Transport, Intra Group, dan PMS Transport.

Tes urin ini dilakukan disela-sela kunjungan Dinas Perhubungan Pematangsiantar dengan Satuan Lalu Lintas Polres Pematangsiantar saat mengcek kesiapan dan kelayakan armada angkutan mudik Lebaran, Jumat ( 8/6/2018).

Tes urine supir Paradep
Dari pemeriksaan urin ditemukan satu orang kondektur (kernet) positif narkoba.

Kondektur yang positif mengkonsumsi narkoba tersebut yakni Cornelius (22 thn) merupakan kondektur PMS Transport yang beralamat di Jalan Sisinngamangaraja tepatnya di depan stasiun Intra Group trayek Pematangsiantar-Pekanbaru. Namun, usai menyerahkan air seninya, Cornelius langsung melarikan diri dan tidak tampak di lokasi tes urine.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pematangsiantar, Esron Sinaga mengatakan kondektur tersebut sudah tidak tampak lagi.

Tes urine di loket PMS Transport
"Ada satu yang postif narkoba. Tapi, udah lari dia. Kami cari-cari sudah tidak nampak lagi,"kata Esron di Loket PMS, Jumat (8/6/2018).

Lanjut Esron, awalnya Cornelius itu dibilang supir dan ternyata merupakan kondektur. Padahal, tes urine diutamakan kepada supir armada karena sangat berhubungan dengan keselamatan penumpang.

Sementara tes urine terhadap supir Paradep dan supir Intra group, kata Esron, hasilnya negatif.

" Ada beberapa supir yang kita tes urine. Kebetulan armadanya mau berangkat. Kita suruh turun dulu dan lakukan tes urine. Supir Paradep dan Intra negatif,"kata Esron.


Penulis   : franki
Editor     ; tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.