Header Ads

Monumen KM. Sinar Bangun akan Dibangun 3 Bulan


LINTAS PUBLIK - TIGARAS , Pasca ditutupnya pencarian terhadap KM Sinar Bangun dengan 164 korban yang hilang , Selasa (3/7/2018) sekitar pukul 15.00WIB sore, saat itu juga terlihat keluarga korban dan pemerintah kabupaten Simalungun meletakan batu pertama monumen peringatakan tengelamnya kapal KM. Sinar Bangun.

BACA JUGA  24 Pelanggaran Ditemukan KNKT Tengelamnya KM. Sinar Bangun, Ini Kata Luhut Panjaitan

Bupati Simalungun JR. Saragih, Sekda Simalungun Gidion Purba bersama Basarnas, TNI , Polri menutup
acara pelatakan Batu pertama monumen KM. Sinar Bangun, Selasa (3/7/2018).
Pelatakan batu pertama monumen KM. Sinar Bangun tak jauh dari dermaga pelabuhan Tigaras. Monumen ini dibangun untuk peringatan tengelamnya kapal Sinar Bangun yang tengelam 18 Juni 2018.

"Semoga semua lancar, dan pembangunan monumen KM. Sinar Bangun dapat selesai selama 3 bulan,"ungkap Gidion Purba sekretaris daerah kabupaten Simalungun, saat memimpin peletakan batu bersama dengan Bupati Simalungun JR. Saragih dan  keluarga korban.

"Kita akan bersama kembali nanti setelah monumen ini selesai, dan kita doa bersama,"ujar Gidion, sambil menjelaskan kalau ada keluarga yang mau membuat acara adat pemakaman keluarga dipersilakan di rumah korban masing-masing.

"Silakan bagi keluarga korban yang mau membuat acara keluarga pemekaman dirumah masing-masing, sesuai adat dan agama para korban,"terangnya melalui pengeras suara.

BACA JUGA  Suami Istri dan 3 Anak Jadi Korban "KM.Sinar Bangun", 12 Nama Ini Satu Keluarga Belum Ditemukan

Tim Sar Gabungan pencarian korban KM Sinar Bangun melakukan upacara penutupan pencarian korban,
di Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun, Selasa (3/7/2018). 
Pencarian Korban KM. Sinar Bangun Ditutup

Kepala Basarnas Medan, Budiawan yang memimpin upacara penutupan pencarian menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh personel yang bekerja kerasa selama 16 hari pencarian.

Budiawan memohon maaf jika selama tugas tidak memberikan pelayanan yang memuaskan. Ia mengharapkan seluruh masyarakat dapat lebih mencintai Danau Toba.

"Pencarian secara resmi ditutup. Mari kita jaga Danau Toba. Bahwa Danau Toba indah, jagalah dia. Tim basarnas gabungan mohon maaf selama tugas ada yang tidak pas,"ujarnya.

Budiawan memohon doa agar kedepannya pihaknya dapat berkarya lebih baik lagi.

"Meski sudah ditutup, tim Basarnas yang bertugas di Parapat masih bersiaga mana tahu ada penemuan korban KM Sinar Bangun,"katanya.

Setelah pencarian resmi ditutup, Bupati Simalungun, JR Saragih membuka kembali arus lalu-lintas kapal penyebrangan Tigaras-Simanindo. Ia membuka selesai acara tabur bunga oleh keluarga korban.

"Dengan ditutupnya pencarian, maka kapal dapat kembali beroperasi. Kita tidak boleh terus larut dalam kesedihan. Kita berharap pariwisata di Danau Toba tetap maju,"katanya.

Seperti diketahui, Tim Sar Gabungan hanya menemukan 24 korban dari 188 korban KM Sinar Bangun. Dari 24 korban yang ditemukan tiga maninggal dunia dan 164 masih belum ditemukan.

Penulis  : tagor
Editor    : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.