Header Ads

Terungkap, Rosalia, Gadis yang Dibunuh Oknum Pendeta Ternyata Tidak Hamil


LINTAS PUBLIK - PAKAM, Misteri kasus pembunuhan Rosalia Cici Maretini akhirnya terungkap. Gadis berusia 21 tahun yang dibunuh oleh oknum pendeta bernama Henderson Sembiring itu sempat dinyatakan hamil tiga bulan.

Pengakuan hamil itu dinyatakan langsung oleh Henderson saat diperiksa penyidik Polres Deliserdang pascapembunuhan.

BACA JUGA  Henderson Sosok Pembunuh Sadis Diduga Perkosa Lalu Gorok Anak Angkatnya Sendiri

Pendeta Henderson Sembiring saat ditangkap. (Insert) Rosalia Siahaan saat disemayamkan di rumah duka
"Hasil autopsi terhadap korban sudah kami terima beberapa hari lalu. Berdasarkan keterangan pihak Rumah Sakit (Bhayangkara Tingkat II Medan), korban tidak hamil. Jadi, kabar mengenai korban hamil saat dibunuh sama sekali tidak benar," ungkap Kapolres Deliserdang, AKBP Eddy Suryantha Tarigan, Jumat (13/7).

Perwira berpangkat dua melati emas di pundak itu mengatakan, kasus pembunuhan ini masih dalam tahap melengkapi berkas perkara.

Katanya, jika berkas sudah dinyatakan rampung, maka penyidik langsung menyerahkan berkas dan bukti ke jaksa beserta tersangkanya.

BACA JUGA  Bejat, Seorang Ayah Sudah Perkosa Anak Kandungnya 7 tahun

"Sekarang masih dalam tahap pemberkasan," ungkap Eddy. Terbunuhnya Rosalia bermula saat korban mendatangi Gereja Sidang Rohkudus Indonesia (GSRI) yang berada di Dusun XII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang pada Kamis (31/5) lalu.

Ketika itu, tersangka Henderson menghubungi korban lewat selular. Karena korban selama ini menganggap Henderson adalah ayah angkatnya, Rosalia pun pergi menemui pelaku.

Sesampainya di lokasi, Henderson mengajak Rosalia menuju kamar mandi. Di sana, terjadi cekcok antara korban dan pelaku.

Dari hasil penyelidikan, Henderson kalap karena mengetahui Rosalia berkomunikasi dengan pacarnya. Oknum pendeta itu kemudian memukul dan menikam leher korban.

Berdasarkan rekontruksi di Polres Deliserdang, Rosalia sempat dirudapaksa oleh pelaku di kamar mandi setelah dibunuh.

Puas melampiaskan nafsunya, pelaku meninggalkan korban. Ketika Henderson melarikan diri, sempat ada warga yang memergoki.

Kemudian, jasad Rosalia ditemukan masyarakat dalam kondisi tak bernyawa bersimbah darah.

Sumber  : tribun 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.