Header Ads

YP.Teladan P.Siantar Galang Dana untuk Korban Lombok : Ikhlas, Berdoa dan Badai Pasti Berlalu


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Gempa Lombok menyisakan kepedihan mendalam bagi Bangsa Indonesia. Bencana ini menyebabkan ratusan orang meninggal dunia, puluhan ribu rumah mengalami kerusakan baik berat, sedang dan ringan. Belum lagi proses belajar mengajar terkendala karena bangunan sekolah rusak.

Berangkat dari derita yang dialami saudara-saudara di Lombok, YP. Teladan Kota Pematangsiantar yang beralamat di Jalan Singosari melakukan aksi sosial berupa pengumpulan dana, Kamis (6/9/2018).

BACA JUGA  Yayasan Teladan Pematangsiantar Bantu Korban Longsor dan Banjir di Aceh

Dari pengumpulan dana itu, terkumpul Rp 6.441.000 ( Enam juta empat ratus empat puluh satu ribu rupiah) yang berasal dari kantong seluruh siswa-siswi SMA Teladan, SMK Teladan, SMP Teladan serta tenaga pendidik (guru).

Aksi sosial ini merupakan tindakan nyata OSIS SMA Teladan, OSIS SMK Teladan, OSI SMP Teladan dalam menyampaikan dan mengeksekusi arahan kepala sekolah masing-masing sehingga seluruh siswa-siswi senang berbagi.

Seperti disampaikan ketua OSIS SMK Teladan, Dzira Faza siswa kelas XII RPL II SMK Teladan, Ketua OSIS SMA Teladan Fadillah Achmad siswa kelas XII IPS 1 dan ketua OSIS SMP Teladan Nurhafizah Yazid siswi kelas IX A mengatakan bahwa tidak ada satupun siswa-siswi merasa terbebani karena pengumpulan dana ini.

Melainkan siswa-siswa sangat senang bisa turut berpartisipasi meringankan derita korban gempa Lombok.


" Saat penggalangan dana ini, tak satupun siswa protes. Bahkan mereka dengan senang hati memberikan uang jajan untuk membantu. Meski terbilang sedikit, mohon hal itu tidak dilihat melainkan keikhlasan seluruh siswa dalam membantu," ujar ketiga pelajar tersebut kepada lintas publik.

Lanjut mereka, aksi sosial ini bukan lah kali pertama. Sebab, sekolah selalu mengarahkan berbuat baik kepada orang yang membutuhkan. Hal terkecil selalu membantu teman bila ada kesusahan.

" Ketika kita berorganisasi, maka kita harus peka kepada lingkungan. Disinilah kita belajar tumbuh dan menolong sesama," ucap mereka.

Sambungnya, aksi penggalangan dana ini hanya sehari saja dilakukan. Dan semoga, dana tersebut bermanfaat terutama bagi kelangsungan teman-teman yang terkendala dalam proses belajar mengajar.

" Semoga teman-teman saya yang terganggu proses belajar mengajar tidak turun semangatnya. Mari selalu berdoa dan optimis. Jangan sampai bencana ini menyurutkan niat untuk belajar. Tapi jadikan modal semanagt demi meraih cita-cita. Pastinya badai itu pasti berlalu," harap mereka sembari berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar diberi penguatan kepada teman-teman di Lombok.

Dana yang terkumpul itu kemudian diserahkan kepada kepala cabang dinas pendidikan Siantar Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Darwin Erikson Purba, S.Sos, M.Si diwakili Kasi Ketenagaan SMA/PK, Drs.Hamonangan Aruan Kasi dan Kasi Ketenagaan SMK, Kadir Marzuki Dongoran, SPd MM.

Kata Hamongan Aruan, dirinya bangga melihat kepedulian siswa-siswi yang tergabung dalam YP.Teladan Kota Pematangsiantar. Dengan tindakn ini, siswa ikut ambil bagian membantu orang lain yang sedang kesusahan dan sebagai perwujudan bingkai NKRI.

" Mereka yang di Lombok adalah saudara-saudara kita dalam bingkai NKRI. Kita sangat senang siswa ini berbuat sosial. Semoga kegiatan positif ini dipelihara secara kesinambungan," ucap Aruan sembari mengucap terima kasih kepada adek-adek pelajar

Sementara Kepala sekolah SMA Teladan Kota Pematangsiantar, Sangkot Sitohang, S.Si M.Pd dan Kepala sekolah SMK Teladan Kota Pematangsiantar, Sudarlian, S.Pd M.Si mengatakan bahwa YP.Teladan Kota Pematangsiantar turut peduli atas bencanaLombok. Kebetulan siswa-siswi kita punya semangat luar biasa dalam berdonasi.

" Adek-adek ini semangatnya luar biasa. Mereka rela tak jajan satu hari untuk membantu korban Lombok,"ucap Sangkot.

Begitu juga, Sudarlian berterima kasih atas partisipasi seluruh siswa. Sekecil apapun bantuan, sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan.

Sebelumnya YP.Tedalan juga membantu korban longsor dan banjir di Banda Aceh pada April 2017.

Penulis     : franki
Editor       : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.