Header Ads

Fakta Baru "Pernikahan Sedarah", Yuli Simanjuntak : Saya Bongkar, Agar Jangan Ada Orang Batak Seperti Dia


LINTAS PUBLIK, Kabar "Pernikahan Sedarah" yang diduga kakak beradik kandung marga Aritonang di Duri masih terus berproses, fakta baru ini di kirimkan Yuli kepada redaksi lintaspublik.com, Selama (16/10/2018) malam.

"Biar jangan ada yang mengatakan saya mengada-ada, saya cari terus fakta bahwa mereka benar-benar telah menikah dan itu sudah dicatatkan di catatan sipil Tapanuli Tengah tahun 2012, jelas mereka adalah orang tua anak yang bernama Arlian** Filberr** Manue**, yang jelas bapaknya tertulis Lucen dan Erlinda, tapi tidak dibuat marganya. Ini data akta lahir anaknya, Ada apa ini?,"kata Yuli Simanjuntak kembali mempertanyakannya.

BACA JUGA  Aritonang Klarifikasi Pernikahan Sedarah, Yuli Simanjuntak : Tunjukin Dimana Kuburan Suami Erlinda Aritonang

Yuli Simanjuntak Mengirimkan Kutipan Akta Lahir yang dikeluarkan cacatan Sipil Tapanuli Tengah.
Menurut Yuli semua orang batak, khususnya para tetua bapak harus menyelesaikan kasus ini, agar jangan ada orang batak seperti ini.

"Nyatanya sekarang mereka (Lucendan Erlinda) masih bisa bebas kemana-mana, bahkan mereka sekarang tinggal di Medan bersama pendeta itu. Bukan sanksi yang didapat, tapi malah menunjukan kebebasan sebebas bebasnya, seperti suami istri "sah","ungkap Yuli.

Yuli juga menjelaskan, untuk mendapatkan fakta baru ini, Yuli harus mencarinya setiap intansi pemerintah yang menyatakan (Lucendan Erlida) adalah suami istri yang sah, bahkan Yuli mengorbankan waktu berbulan-bulan hanya untuk mencari kebenaran dan keadilan untuk dirinya dan keluarganya.

BACA JUGA  Viral Kisah Pilu Cartika Gultom, Suami Disebut Dinikahkan Mertuanya Lagi dengan Pariban

"Akta lahir itu saya dapat dari sekolah SLB tempat anak itu bersekolah di Duri. Saya kembali lagi ke duri pertengahan bulan 3 untuk meminta akta lahir itu ke sekolah anak mereka itu, untuk melengkapi barang bukti saya,"jelasnya.

Belum Semua Di Bongkar

Lagi-lagi Yuli menyatakan, akan terus berupaya menyakinkan semua masyarakat, khsususnya orang batak, agar masalah "Pernikahan Sedarah" dapat diungkap sebenar-benarnya.

"Saya tidak berbohong atas apa yang terjadi di rumah tangga saya, itu semua yang saya paparkan di sosmed Februari 2017 kemarin belum semuanya yang saya bongkar, kenyataannya lebih menyakitkan dari yang saya ceritakan."ungkap Yuli akan memberikan fakta baru lainnya.

"Setelah saya pikirkan, ternyata sulit berhadapan dengan hukum di negeri ini, buktinya Lucen sudah dijadikan tersangka tapi belum juga ditangkap, mau dibawa kemana bangso batak kita ini, kalau masih ada seperti kasus saya ini,"terang Yuli berharap agar kasus ini dapat secepatnya disidangkan.

Sampai saat ini redaksi lintaspublik.com masih terus mengali informasi sejauh mana perjalan  kasus Yuli Simanjuntak yang mengungkap fakta "Pernikahan sedarah", baik yang berhubungan dengan pihak kepolisian maupun gereja HKBP yang memberkati pernikahan Yuli Simanjuntak dan Lucen, dan apa sanksinya dari hukum siasat gereja dan apa sanksinya dari hukum adat.

BACA JUGA  VIRAL, Hubungan Sedarah Diakui Adik Ipar?, Itu Atas Dasar Cinta, Ini Cerita Boru Juntak Kelakuan Suaminya

Sebuah unggahan di Facebook yang menceritakan pernikahan saudara sekandung menjadi heboh dan viral.
Viral di Dunia Maya dan Lucen Aritonang Membantah

Kabar pernikahan sedarah antara Kakak adik kandung  di Duri ini sempat Viral didunia Maya pada Februari 2017.

Kasus dugaan pernikahan sedarah, akhirnya membuat Lucen Aritonang membantah telah menikahi adik kandungya.

Informasi yang dihimpun media ini, Lucen Aritonang mencatatkan Erlinda  di Kartu Keluarga (KK) hanya sebagai anggota keluarga

“Saya membantah keras adanya pernikahan sedarah itu. Itu hanya untuk membantu biaya pengobatan anak ito ku saja. Karena anaknya sakit-sakitan jadi saya bantu biaya pengobatan dengan membuat kartu keluarga yang hanya berupa fotocopy saja,” kata Luncen, (18/2/2018).

“Sekitar 5 bulan yang lalu anak ito ku itu sakit serta pernah dirawat di (rumah sakit) Mandau (Riau) dan masuk ICU. Karena biaya pengobatan yang budgaet besar memang ada Jamkesda, tapi itu sekali saja digunakan. Sementara dia harus kontrol rutin, maka saya bantu,” imbuhnya.

Lucen mengaku membuat kartu keluarga itu agar biaya pengobatan anak lelaki Erlinda boru Aritonang, adik Lucen yang dituding berstatus istrinya, bisa ditanggung perusahaan asuransi.

Bahkan Lucen juga berani di tes DNA, untuk memastikan bahwa dia bukan ayah dari anak itonya itu.

Penulis  : tagor
Editor    : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.