Header Ads

Ucapan Putri Kecilnya Membuat Wanita Ini Tidak Jadi Bunuh Diri Bersama


LINTAS PUBLIK - DEPOK,  Akibat masalah keluarga Wa Ode Siti Zuhroh akrab dipanggil Ode,32, warga Meruyung,Limo Kota Depok, Jawa Barat, sempat terlintas untuk mencoba bunuh diri bersama kedua anaknya yang masih kecil.

Hal itu terjadi ketika ibu dua anak tersebut didera masalah keluarga yaitu sang suaminya tega meninggalkan Ode bersama kedua anaknya dengan menikah siri sama wanita lain.

Ode sedang bersama kedua anaknya
Mengetahui suaminya menikah lagi membuat perasaan wanita Sarjana Hukum ini hancur berkeping-keping. Dan beberapa bulan terakhir ini dia harus seorang diri merawat kedua putrinya yaitu AY,4, dan ZF,2. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari Ode harus membawa kedua buah hatinya itu jadi pengojek khusus pengantar barang online .

Keadaan Ode membawa kedua putrinya naik satu motor sambil bekerja sempat diunggah ke media sosial dan sempat menyita perhatian warga netizen tersebut.

Pada saat ditemui Pos Kota di kediamannya, di Perumahan Rivera Hill Zona Meruyung, Limo, Kota Depok, Ode tinggal berdua bersama kedua putrinya yang masih kecil di rumah minimalis yang kurang terawat berada tepat di atas tebing terjal Kali Pesanggarahan pembatas antara Kelurahan Cinangka dan Meruyung.

Ode yang menceritakan kisah hidupanya yang kelam hingga harus dijauhkan dari tetangga dan saudara membuat dirinya begitu pilu.

“Pada saat masih ada suami kerap mencari uang untuk menghidup kebutuhan suami. Ibaratkan saya ini ATM dia (suami). Lalu terjadi pertengkaran sudah mengajukan cerai namun dalam persidangan terjadi ketidak-keseimbangan kehadiran selama sidang sehingga batal jalannya persidangam di PN Agama Jakarta Selatan, pada 31 Oktober 2017 ,”ujarnya Senin (1/10/2018).

Setelah itu dirinya mendapat kabar bahwa suaminya AF ,33, bekerja sebagai sekuriti ini ternyata sudah memiliki wanita lain dengan nikah sirih.

Semenjak itu lah Ibu Ode mencoba bertahan hidup dengan menghidupi kedua anaknya dengan bekerja serabutan hingga sampai akhirnya putri sulungnya harus mendapatkan operasi kelainan usus sehingga sulit buang air besar (BAB).

“Biaya operasi anaknya saat itu diperoleh dari tabungan saat bekerja menjadi Call Center di sebuah bank ternama. Hanya bertahan beberapa bulan keluar lalu kerja serabutan sampai akhirnya pengemudi Go Sand mengantarkan pesanan barang online hingga luar Depok sambil membawa kedua anak di motor,” katanya.

Perjalanan kehidupan rumit Ode, hingga sampai pinjam uang ke orang yang dekat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kedua anaknya hingga dicemoohan tetangga sudah kerap didengarnya.

“Setelah sempat diunggah dan viral di media sosial banyak berbagai perusahaan menawarkan kerjaan. Tidak saya terima semua tawaran kerja itu kepikiran anak tidak ada yang menjaga di rumah. Terkadang kalau narik bawa orang kedua anak ditinggal dikunciin di dalam rumah,”tambah lulusan Sarjana Hukum angkatan 2004 ini.

Merasa berat menjalani hidup bersama kedua anak yang masih kecil Ode sempat terlintas mau bunuh diri bersama anak-anaknya dengan cara nenggak minum racun.

“Ya sempat terblesit mau mencoba bunuh diri lantaran sudah tidak kuat menanggung beban hidup,”katanya.

Ode anak dari pasangan ibu Eryoza dengan Laude semenjak kecil juga sudah jauh dari kasih sayang orangtua. “Ibu meninggal Juli 2006 silam. Bapak pergi sudah tidak pernah ngurusin semenjak masih kecil,”tambahnya.

Alasan Ode masih tetap terus berjuang dan bertahan adalah karena keinginan dari anak-anak untuk bisa bangkit.

“Tadi sudah pasrah tidak sanggup menjalani kehidupan seperti ini seorang diri. Karena atas ucapan anak-anaknya “Mami harus kuat untuk kita anak Mami”,”ucap sambil mata berkaca-kaca.

sumber  : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.