Header Ads

Jelang Natal & Tahun Baru, Harga Bapok Terus Merangkak Naik


LINTAS PUBLIK - JAKARTA,  Harga-harga barang kebutuhan pokok (bapok) merangkak naik disejumlah pasar. Pedagang eceran terpaksa menaikkan barang jualannya di tengah kegalauan konsumen tradisional. Rakorda Kementerian Perdagangan terkait stabilisasi harga pun disoal.

Harga sembako mulai merangkak naik.(dok)
Di Depok, sejumlah pedagang pasar Kemirimuka Beji mengeluhkannya karena berhadapan dengan konsumen & agen-distributor. “Bulan lalu masih Rp 40ribu per ekor ayam potong. Seminggu ini Rp 55.000, jadi bingung kami jualnya,” ujar Warsinam, pedagang ayam, Sabtu (22/12).

Lonjakan harga itu juga dialami pasar-pasar yang dikunjungi Sandiaga Uno, calon Wakil Presiden pasangan Capres Prabowo Subianto, sesuai pantauan Pos Kota. Seperti di Pasar Surakarta di Jawa Tengah, Pasar Songgolangit Ponorogo di Jawa Timur, dan Pasar Mayestik saat dikunjungi Walikota Jakarta Selatan, DKI Jakarta, Marulla Mattali.

“Semua harga-harga naik pak. Setiap Natal dan tahun baru pasti naik,” keluh Siti.Zaitun, penjual telur yang mengaku harga dagangannya naik Rp 2000/telur kini Rp 24ribu/telur.

HBKN Kemdag

Sejak awal Desember 2018 Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, dan pejabat Eselon I berbagi tugas menggelar rapat koordinasi dengan banyak Pemerintah Daerah dan Satgas Pangan terkait stabilisasi harga bapok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2018 & Tahun Baru 2019.

“Kemendag akan terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait untuk memastikan harga dan pasokan bapok terjaga dengan baik,” ujar Staf Khusus Mendag Bidang Hubungan Antar Lembaga, Eva Yuliana, saat memimpin Rakorda di Surakarta, Kamis. “Pemerintah akan terus memastikannya dalam menghadapi HBKN.”

sumber  : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.