Header Ads

Lebih Dekat Dengan Band Punxgoaran, Katanya Tentang Lagu "Sayur Kol", Ini Personil lengkapnya


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Group band Punxgoaran adalah band asal kota Pematangsiantar yang berdiri sejak Juli 2016.

Group band ini Viral karena menyanyikan lagu "Sayur Kol", lagu Sayur Kol dinyanyikan berbagai kalangan, dan bahkan lagu ini sudah banyak yang mengubah genrenya.

Menurut Guido Firdaus Hutagalung Vokalis Punxgoaran, pengubahan lagu itu bagi mereka tidak masalah, asal semua anak bangsa bersama-sama berinovasi dan kreatif dalam bidang seni dan kebudayaan.

BACA JUGA  Tuna Netra Akan Rayakan Natal 29 Desember, Ini Kata Mereka


Group Band Punxgoaran bersama Pemred lintaspublik.com Tagor Leo Sitohang (tengah).
"Bagi kami ada yang mengubah lagu itu tidak masalah, karena dengan adanya kreatif pengubahan lagu itu, lagu itu menjadi milik publik dan dapat menyenangkan banyak orang,"kata Guido Vokalis Punxgoaran di jalan Adam Malik kota Pematangsiantar, Selasa (18/12/2018).

Kata Guido lagi, mengenai pro kontra masyarakat menurutnya ada yang harus dipahami, lirik lagu yang dinyanyikan menurutnya bukan untuk mengajak masyarakat untuk memakan daging anjing pakai sayur kol, menurutnya lirik lagu itu memberikan makna bahwa ada kearifan lokal di Sumatera Utara, yaitu masyarakat yang menyukai makan anjing, bahwa anjing yang dimaksud adalah anjing kampung yang banyak dipelihara orang batak di Tapanuli..

"Itu lirik lagu bukan 100 persen ciptaan Punxgoaran, lirik lagu itu sebenarnya sudah ada sejak lama, kita mengubahnya supaya enak didengar, dan ternyata lagu ini disukai masyarakat, kami juga kaget karena lagu ini viral dimana-mana, bahkan sampai keluar negeri,"ungkap Guido didampingi personil Punxgoaran lainnya.

BACA JUGA  Pengurus Literasi Siantar Dibentuk, Tagor Sitohang, SH Ketua









"Lagu Punxgoaran sebenarnya yang paling kami sukai itu lagu "Halak Hita", karena band yang kami dirikan ini adalah group band batak, makanya lagu-lagu kami banyak bahasa batak,"jelas Guido, bahwa dalam album Punxgoaran keluaran 2016 ada lagu berjudul  : Hona Libas, Kulempar Kau Nanti, Rokkap Rundut, Mangan Modom dan Taridem-idem dan sudah laku diatas 5000 dalam kepingan VCD.

Lagu "Sayur Kol" Viral

Belakangan lagu sayur kol viral karena dinyanyikan seorang anak perempuan membuat lagu Sayur Kol terus meroket, dan bahkan ada group polisi mengubah lagu Sayur kol untuk mengkampanyekan keselamatan lalulintas.

"Sebenarnya lagu itu menceritakan keramahan seorang boru Panjaitan, dan mengajak seseorang kerumahnya (Setelah Martarombo=perkenalan), dan ternyata setelah sampai dirumah disuguhkan makanan, ternyata makanan itu daging anjing pakai sayur kol, itu makanan kearifan lokal di Tapanuli,"ungkap Guido, tak mungkin Punxgoaran mengkampanyekan makan daging anjing, karena salah satu personil Punxgoaran adalah muslim.

BACA JUGA  Valentine, Anak Siantar Pameran Seni Rupa, Ini Seni Yang Dipamerkan


Personil Punxgoaran dan Harapannya : 

Kini Group band Punxgoaran banyak melakukan perjalan keluar daerah untuk menghibur masyarakat pecintanya, belakangan order manggung terus mengalir.

"Banyak juga undangan manggung, ini kita mau berangkat ke Sidempuan selama 3 hari, manggung di tiga tempat, terimakasih kepada seluruh fans Punxgoaran, terus dukung dan doakan kami, agar Punxgoaran dapat berkarya dan bersaing dengan group band lainnya di Indonesia, dan jangan lupa beli kaset VCD nya yah,"kata Guido.

Adapun personil Punxgoaran adalah  Guido Firdaus Hutagalung (Vokal) , Wanri Seleky (Drum) , Ayub Damanik (Gitar), Rois Pulungan (Bass).

Berikut Wawancara Eksklusif Tim lintaspublik.com bersama Group band Punxgoaran :



Penulis   : tagor
Editor     : tagor





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.