Header Ads

Natal Karyawan PT.PLN UP3 Pematangsiantar Bersama Mitra Kerja dan Purna Bakti Berlangsung Khidmat


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Perayaan Natal karyawan PT.PLN (Persero) UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Pematangsiantar (dahulu disebut Area) bersama mitra kerja berlangsung khidmat dan penuh sukacita bertempat di Gereja HKBP Pematangsiantar, Jalan Gereja, Kelurahan Kristen, Kecamatan Siantar Selatan, Rabu malam (12/12/2018) sekira pukul 18.30 Wib.

Natal yang dihadiri purna bakti atau pensiunan karyawan PLN ini mengambil thema "Anak Manusia Datang Bukan Untuk Dilayani, Melainkan Untuk Melayani (Matius 20:28) dan Sub thema : "Keteladanan Yesus Menjadi Motivasi Untuk Memberikan Pelayanan Terbaik.

Manager UP3 Pematangsiantar Joy Mart S Sihaloho saat memberikan bingkisan natal kepada Panti Asuhan Zarfat.
Diawali prosesi dan penyalaan lilin natal dari pengkotbah Pdt. Dr. Raulina Siagian, mewakili undangan/Parhalado R Hutagalung, Manager UP3 Pematangsiantar Joy Mart S Sihaloho, mewakili karyawan Sahat Rumapea, mewakili pensiunan Nerry Pardosi, mewakili keluarga PLN Frans Herbert Siahaan yang juga anggota DPRD Kota Pematangsiantar serta ketua panitia Barisman Hutagalung sembari diiring lagu-lagu pujian.

Manager UP3 Pematangsiantar, Joy Mart S Sihaloho mengatakan bahwa perayaan Natal kali ini sangat bermakna baginya. Pasalnya, ini kali pertama merayakannya jauh dari keluarga. Selama 13 tahun mengabdi di PLN Riau dan Kepulauan Riau, selalu didampingi isteri dan anak.

"Saya baru bergabung di PLN Pematangsiantar pada Oktober 2018 lalu dan sudah mengabdi 13 tahun di PLN. Baru ini natal pertama sejak berkeluarga 10 tahun lalu, merayakannya di luar keluarga,"kata Joy mengawali kata sambutannya.

Manager UP3 Pematangsiantar Joy Mart S Sihaloho saat memberikan sambutan.
Sambung Joy, makna natal selalu identik damai, sukacita. Namun secara pribadi saya memaknainya yang gampang dirasakan. Biasanya selalu diajak anak-anak 'pak ayo ke natal'. Ternyata setelah berkeluarga itu, ajakan itu begitu kuat. Tapi saya mau pergi ke natal ini pakai baju sendiri, sepatu sendiri.

Beranjak dari situ, natal rupanya merupakan suatu kerinduan sangat dalam. Selalu mengingat Tuhan Allah sang pencipta kita. Dan kita juga harus memberikan perhatian kita bahwa natal ini sangat berarti.

Ia juga tak lupa mengajak rekan-rekan muda yang ada di PLN, untuk bergiat bekerja. Selama PLN berdiri, cukup banyak kenangan, pergumulan yang selalu datang dan itu harus dihadapi. Bagaimana pun, pergumulan itu memberikan semangat bagi kita dan kita garis bawahi pergumulan adalah membuat kita bertahan hingga saat ini.

"Karena komplain masyarakat lah kita bisa bertahan hingga saat ini. Justru keluhan itu membangkitkan semangat kami untuk memperbaiki kinerja. Salam natal bagi kita semua,"kata Joy mengakhiri.

Ketua panitia, Barisman Hutagalung mengucapkan permohonan maaf bila ada suatu kesalahan dalam perayaan natal keluarga PLN. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Panti Asuhan Zarfat yang bersedia memberikan persembahan lagi pujian di natal ini.

"Kita juga akan memberikan bingkisan Natal kepada Panti Asuhan Zarfat,"ucapnya.

Mewakili undangn yang juga pelayan gereja HKBP Pematangsiantar, R Hutagalung juga berterima kasih kepada PLN yang bersedia merayakan natal di gereja ini. Tak lupa ia berdoa kiranya Tuhan senantiasa menyertai dalam pekerjaan karyawan PLN, tenaga kontrak maupun mitra kerja PLN.

"Semoga bapak-ibu sehat selalu, panjang umur dan diberkati dalam setiap pelayanan tugas demi penerangan dari Sabang sampai Merauke,"ucapnya.

Sementara dari perwakilan purna bakti/pensiunanan Nerry Pardosi mengucapkan terima kasih karena kumpulan pensiunan PT PLN Persero dilibatkan dalam perayaan natal.

"Saya berharap untuk selanjutnya generasi bangsa di PLN untuk merayakan natal setiap tahun," ujarnya.

Pdt.Dr.Roulina Siagian (1 kiri), Manager UP3 Pematangsiantar Joy Mart S Sihaloho (3 dari kiri), anggota DPRD Kota Pematangsiantar, Frans Herbert Siahaan (6 dari kiri) dan ketua panita, Barisman Hutagalung (7 dari kiri)
Pdt.Dr.Roulina Siagian dalam Renungan Natal mengambil dari injil Matius 20:28 'Anak manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani'.

Dosen STT HKBP ini menyampaikan bahwa jika ingin terkenal, jadilah pelayan. Jika ingin terkemuka, jadilah hamba.

Kata dia, tidak banyak orang bisa melayani di tengah-tengah masyarakat. Tak banyak orang bisa diperintah, disuruh dan lainnya. Menjadi sangat penting jika kita diberikan kepercayaan untuk melayani. Sekecil apapun pekerjaan kita, jika kita sudah melayani maka nanti berbuah kesuksesan.

Sambungnya, kesuksesan itu tidak datang begitu saja, pasti ada proses yang perlu dijalani, dilalui sehingga akhirnya sampai kepada apa yang kita harapkan dan inginkan. Keberhasilan yang sesungguhnya itu pasti dengan kerja keras sampai airmata.

"Sesuatu yang dicapai tanpa kerja keras sering sekali kurang berharga dan sebaliknya bila kita raih dengan susah payah maka itu akan menjadi sesuatu yang jauh lebih berharga perlu kerja keras dan perjuangan untuk meraih sesuatu,"terangnya.

Dalam perayaan natal tersebut, Panti Asuhan Zarfat dan mahasiswa STT HKBP turut memberikan lagu-lagu persembahan pujian.

Suasana natal kian khidmat, kala Inggou Victory juga memberikan persembahan pujian saat sesi kebaktian. Penampilan mereka merupakan kali kedua dalam perayaan natal PLN.
Tak lupa PLN memberikan bingkisan natal kepada Panti Asuhan Zarfat dan Inggou Victory.

Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.