Header Ads

Punya HP Sampai Tiga Buah Ternyata Untuk Selingkuh


PUNYA HP satu saja sebetulnya cukup, tapi Kustiah, 28, punya sampai tiga. Usut punya usut, ternyata itu untuk memperlacar hubunganya dengan sang PIL, Samijo, 58, seorang Kepala Sekolah. Sang suami, Ratiman, 30, begitu tahu skandal istrinya, langsung mengadu ke polisi dan Kustiah mengakui skandalnya.

Boleh percaya boleh tidak, jumlah HP di Indonesia dua kali lebih besar ketimbang jumlah penduduknya. Itu bisa terjadi karena setiap orang memiliki HP lebih dari satu buah. Fungsi HP itu macam-macam. HP ke satu untuk hubungan dengan keluarga, HP kedua untuk urusan bisnis. Dan HP ketiga untuk memprlacar hubungan komunikasi, sampai –kalau perlu- hubungan intim.

ilustrasi
Wanita kolektor HP itu salah satunya adalah Kustiah, warga Kabupaten Purworejo (Jateng). HP yang ketiganya ini jadi masalah, setelah dipergoki suami ternyata khusus untuk berkomunikasi dengan PIL-nya, seorang Kepala SD di Kecamatan Purwodadi kabupaten yang sama. “Jangan-jangan hubungan komunikasi ini berlanjut sampai ke hubungan intim,” pikir Ratiman suaminya.

Kali pertama Kustiah bertemu dengan Kepala SD itu bermula dari acara “dokter kecil” yang jadi program Dinas Pendidikan setempat. Di situlah keduanya kenal. Kustiah mengantar anaknya yang jadi dokter kecil dan Kepala SD Samijo sebagai penyelenggara. Bermula dari acara inilah, Kustiah dan Samijo menjadi akrab.

Begitu akrabnya Kustiah kepada sang Kepala SD, dia berani curhat tentang rumahtangganya yang tidak harmonis. Apa itu harmonis, apa ada hubungannya dengan harmonika alat musik sedot-semprot? Jelas tak ada hubungannya, tapi jika kebablasan memang bisa terjadinya penyedotan dan penyemprotan.

Samijo lama-lama kasihan juga, sehingga sering memberi bantuan keuangan bagi Kustiah. Karena di dunia ini jarang ada makan siang gratis kecuali dalam acara prasmanan, sangat boleh jadi Kustiah memberi “imbalan” tertentu atas kebudimanan seniornya tersebut. Apa makna “imbalan” tersebut, silakan tebak sendiri. Kalau tepat bakal dapat hadiah sepeda.

Sampai di mana hubungan Samijo –Kustiah, hanya keduanya yang tahu. Pastinya, bukti awal yang memprerkuat dugaan selingkuh. Bayangkan, pejabat bukan tapi HP-njya ombyokan. HP ketiga ini ternyata penuh dengan kata-kata mersra Samijo kepada Kustiah. Jangan-jangan, dari acara “Dokter Kecil” keduanya sampai berani “suntik-suntikan”.

Beberapa waktu yang lalu, Ratiman menemukan HP ke-3 milik istrinya. Dia jadi cemburu, sebab buat makan sehari-hari saja susah, kok beli HP canggih segala. Jangan-jangan itu berkat seponsor lelaki yang kirim SMS. Maka Kustiah pun diklarifikasi, ternyata membenarkan hubungannya dengan Kepala SD.

Ratiman lapor ke Polsek Purwodadi dan keduanya diperiksa. Pak Kepala SD mengakui hubungannya, tapi sebatas memberi uang sebagai bantuan keuangan. Berapa jumlahnya, tak perlu disebutkan. Yang pasti banyak.

Banyak sekali atau banyak tuling…..suara angsa.

sumber  : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.