Header Ads

Tobasa Berduka, Sudah Delapan Jenazah Ditemukan


LINTAS PUBLIK - TOBASA, Tim pasukan reaksi cepat penanggulangan bencana (PRCPB) Kodim 0210/TU, bersama Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 6 korban tertimbun longsor di Desa Halado, Kecamatan Pintupohan Meranti, KabupatenTobasamosir, Sumatera Utara, Kamis (13/12).

Saat ditemukan kondisi korban sudah meninggal dunia. Total 5 unit alat berat diturunkan untuk memudahkan proses pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan tersebut.

Penemuan dan Evakuasi Korban Longsor di Toba Samosir, Sumatera Utara, Kamis 13 Desember 2018.
Longsor terjadi, Kamis 13 Desember 2018, dini hari sekira pukul 00.00 WIB dan menerjang 3 rumah warga. 12 orang penghuni rumah turut tertimbun longsor.

Pasca kejadian, 4 orang berhasil ditemukan, Nia Marpaung, perempuan (14), dan Rosdiana Nainggolan, perempuan (35), keduanya ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.

Sementara, Jelly Marpaung, laki-laki (12) dan Alpen Marpaung, laki-laki (5), keduanya mengalami luka berat.

Hingga saat ini, korban yang telah ditemukan Tim SAR Gabungan berjumlah 10 orang. Sedangkan 2 korban lainnya belum ditemukan, dan pencarian akan dilanjutkan besok pagi.

Pasca bencana, Dandim 0210/TU Letkol Inf Rico Y Siagian, mengerahkan 50 personil dari Koramil 13/Porsea, Koramil 12/Lumbanjulu serta Koramil 14/Silaen, untuk membantu melakukan pencarian korban.

“Kami turut prihatin dan turut berduka kepada keluarga yang terkena musibah tanah longsor. Apa yang kami lakukan ini sebagai wujud manunggal dengan rakyat,” ujar Rico.

Berikut nama korban meninggal dunia: Nia Marpaung, perempuan (14), Rosdiana Nainggolan, perempuan (35), Ambrin Tambunan, laki-laki (13), Serli Tambunan, perempuan (19), Ahmadi Tambunan, laki-laki (23), Bantu Tambunan, laki-laki (70), Nurcahaya Marpaung, perempuan (40), Jones Tambunan, laki-laki (45).

Korban yang belum ditemukan: Sultan Marpaung, laki-laki (37), Kasmer Marpaung, laki-laki (39).

sumber  : SN

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.