Header Ads

Pemprov DKI Bakal Tertibkan Timbangan di Pasar Tradisional


LINTAS PUBLIK - JAKARTA,  Timbangan pedagang di pasar tradisional dan pasar moderen yang ada di jakarta segera ditertibkan. Pasalnya ditengarai banyak timbamgan tidak akurat. Oleh karena itu Pemprov DKI Jakarta segera menerjunkan tim ke pasar.

Tahap awal akan diturunkan tim Metrologi Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta.

ilustrasi/net
Ada enam pasar yang direncanakan disasar yakni Pasar Enjo, Pasar Kramat Jati, Pasar Glodok, Pasar Koja Baru, Mayestik dan Fresh Market Pluit.

Kepala Dinas KUKMP DKI Jakarta, Adi Ariantara mengatakan, penertiban tersebut dilakukan untuk menghindari konsumen dari timbangan yang tidak akurat.

“Ini bentuk perlindungan konsumen. Kita tidak menuduh pdagang curang, tapi ini memang harus dilakukan agar timbangan betul betul akurat, “katanya, Selasa (22/1).

Adi menyebut kegiatan tersebut dengan tertib ukur. “Pengawasan Tertib Ukur mencakup ukuran, timbangan, takaran, dan perlengkapan atau UTTP,” ujarnya.

Menurut Adi, tertib ukur tersebut juga uantuk menjamin proses jual beli berlangsung jujur.
“Kita juga ingin menciptakan budaya tertib serta jujur dalam perniagaan,” katanya.

Adi menambahkan, penggunaan alat ukur yang baik dan legal, khususnya dalam transaksi perdagangan akan memberikan hasil pengukuran yang benar atau tepat. Sehingga, konsumen akan memperoleh barang maupun jasa yang sesuai dengan haknya.

“Pengawasan akan terus kita lakukan secara berkala untuk memastikan para pedagang menjalankan kegaiatan usahanya dengan baik,” tandasnya.

Selain timbangan pihaknya juga akan memantau alat ukur di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di seluruh Jakarta. “Terhadap dispenser SPBU juga kita lakukan berkala, ” katanya.

Pihaknya akan terus melakukan itu agar masyarakat terlindungi dari perbuatan curang pengusaha. Dibuka saluran pengaduan terhadap kecurangan di SPBU. “Masyarakat bisa melaporkan kepada kami bila ditemukan adanya kecurangan di SPBU. “

sumber  : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.