Header Ads


200 Apoteker Dukung Prabowo- Sandi, Ini Janji Mien R Uno


LINTAS PUBLIK - JAKARTA,  Sekitar 200 apoteker yang tergabung dalam Aliansi Apoteker Pendukung Prabowo Sandi (AAPPI), memberikan dukungan untuk pasangan Capres-Cawapres 02, Prabowo-Sandi yang dilakukan di Rumas Aspirasi, Jalan Cut Meutia, Jakarta.

AAPPI memang baru dibentuk Desember 2018. Namun keberadaan organisasi ini mampu menarik perhatian apoteker yang menginginkan perubahan nyata di bidang kesehatan di Indonesia. Terutama berkaitan dengan dunia kefarmasian.

Direktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan didampingi Mien R Uno (ibunda Sandiaga Uno,) bersama Aliansi Apoteker Se-Indonesia saat mendeklarasikan dukungan Pasangan Capres 02 Prabowo-Sandiaga Uno di Jakarta.
Kedatangan AAPPI diterima oleh oleh Direktur Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan didampingi Mien R Uno (ibunda Sandiaga Uno).

Ketidakhadiran Prabowo dan Sandiaga Uno di lokasi deklarasi tidak menyurutkan semangat apoteker untuk terus memberikan dukungannya.

Mien berpesan agar apoteker yang tergabung dalam AAPPI terus mengajak masyarakat di sekitarnya memberikan dukungan kepada Prabowo Sandi.

Ia berjanji membuat jadwal pertemuan khusus antara Tim Sukses dengan AAPPI agar para apoteker bisa memberikan masukan yang lebih banyak dan dalam mengenai berbagai persoalan kesehatan, khususnya kefarmasian di Indonesia yang ingin diperbaiki.

Ferry Mursyidan menyampaikan masalah kefarmasian sudah ada dalam visi dan misi Prabowo Sandi yang tertuang dalam ‘Indonesia Menang’. Ia mengharap agar AAPPI terus bersama-sama Prabowo Sandi dalam upaya memperbaiki kondisi dunia kesehatan di Indonesia.

“Kami akan perjuangkan keterjangkauan obat-obatan bagi masyarakat dengan cara mendorong kemandirian bahan baku obat, serta mendorong penggunaan obat yang rasional” jelas Ferry.
“Kami, AAPPI yang merupakan salah satu komponen anak bangsa yang peduli, terdidik dan berintegritas, menyadari sepenuhnya situasi kondisi obyektif kehidupan berbangsa pada umumnya dan dunia kesehatan pada khususnya yang sangat memprihatinkan,” ungkap Ketua AAPPI, Fidi Setyawan.

“AAPPI juga mengharapkan agar seluruh sektor swasta kesehatan yang sedang sekarat, khususnya sektor kefarmasian dapat dihidupkan kembali. Di era BPJS ini, hampir 50 persen apotek nyaris bangkrut karena ada monopoli pasien dan pelayanan kesehatan ,” tambah Fidi.

Karena itu AAPPI mendorong lahirnya kepemimpinan yang kuat, kompeten dan mampu menyatukan bangsa serta mampu memperbaiki sektor kesehatan. Menurut Fidi program Oke Oce yang digagas Sandiaga Uno akan sangat cocok diterapkan di sektor kesehatan khususnya pharma preneurship.

sumber  : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.