Header Ads

24 Penyebab Kanker Payudara yang Harus Diwaspadai


LINTAS PUBLIK, Kanker payudara menjadi momok menakutkan bagi setiap wanita. Di mana penyakit pembunuh no. 1 di dunia ini telah banyak di derita oleh sebagian besar kaum wanita.

Menurut sebuah penelitian dari Badan Kesehatan Dunia (WHO), kanker payudara menjadi penyakit di urutan pertama penyebab kematian bagi kaum wanita Di tahun 2013, ada sebanyak 200.000 jiwa lebih pasien yang terjangkit penyakit ini. Bahkan di antaranya merupakan pasien pria. Lantas, apa penyebab kanker payudara itu sendiri?

ilustrasi
Penyebab Kanker Payudara

Kanker payudara terjadi akibat pertumbuhan sel-sel di bagian payudara secara abnormal dan tidak terkendali. Dimana sel akan membelah dengan waktu yang sangat cepat dan berkumpul untuk membentuk sebuah benjolan. Kemudian sel akan menyebar ke kelenjar getah bening dan ke bagian organ tubuh lainnya

Meskipun belum dapat diketahui secara pasti apa penyebab tumbuhnya sel-sel tersebut. Namun menurut beberapa ahli menduga jika tumbuhnya sel yang ada di dalam organ payudara terbentuk akibat adanya interaksi dengan beberapa faktor, seperti gaya hidup, ketutunan, hormon, lingkungan, dan lain-lain.

Bahkan beberapa faktor diduga menjadi penyebab seseorang terkena kanker payudara. Berikut beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab penyakit kanker payudara pada wanita:

1. Memiliki Riwayat Kanker Payudara

Seseorang yang sebelumnya memiliki riwayat kanker payudara baik itu yang berasal dari dirinya ataupun garis keturunannya, maka resiko terkenanya kanker payudara lebih besar meskipun telah dilakukan operasi pengangkatan sel tumor payudara.

2. Kondisi Genetik

Patut diwaspadai jika penyebab penyakit kanker payudara juga dapat disebabkan oleh kondisi genetik. Terutama untuk Anda yang memiliki keluarga inti dari Ayah maupun Ibu yang mengidap kanker payudara sebelumnya. Bahkan sekitar 5 - 10% depnderita kanker payudara disebabkan adanya kondisi genetik yang diwarisi.

3. Usia

Semakin bertambahnya usia seseorang, maka resiko terkenanya penyakit seperti kanker payudara pun juga semakin meningkat. Terutama bagi wanita yang sudah menginjak usia 50 tahun ke atas dan sudah memasuki masa menopause.

4. Jenis Kelamin

Penyenan terkenanya kanker payudara juga dapat disebabkan oleh jenis kelamin. Dimana wanita memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengidap kanker payudara dibandingkan pria. Bahkan persensasinya hingga 100 kali lipat.

5. Pernah Memiliki Benjolan Jinak yang Sudah atau Belum Diangkat

Jika sebelumnya payudara Anda pernah memiliki benjolan jinak atau yang disebut sebagai tumor, baik itu yang sudah diangkat ataupun belum. Maka kondisi ini dapat meningkatkan resiko terkenanya kanker payudara.

6. Paparan Sinar Radiasi

Paparan sinar matahari yang sampai ke tubuh dalam jumlah yang terlalu banyak dan sering dapat pula menyebabkan resiko terkenanya kanker payudara. Terutama untuk Anda yang bekerja sebagai tenaga kesehatan yang berkaitan dengan penggunaan sinar radiasi, seperti peralatan rontgen, CT scan, dan lainnya. Selain itu radiasi yang dipaparkan oleh perangkat elektronik seperti HP, komputer pun juga dapat berpotensi pada penyakit ini.

7. Obesitas

Menurut sebuah penelitian, wanita dengan usia lanjut yang memiliki berat badan berlebih akan berpotensi terkena penyakit kanker payudara dibandingkan mereka yang memiliki berat badan normal. Hal ini disebabkan oleh penumpukan lemak jahat yang mampu membentuk hormon estrogen lebih banyak.

8. Pengaruh Hormon Estrogen

Hormon estrogen memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan sel payudara. Jika jumlahnya lebih tentu pembentukan sel dapat terjadi lebih cepat atau bahkan tidak terkendali. Belum lagi jika Anda memiliki kontak langsung dengan pembentukan hormon estrogen, seperti melahirkan di usia lanjut, menstruasi yang lebih awal dari umur normal, suka mengkonsumsi junkfood, dll.

9. Pengaruh Terapi Pengganti Hormon

Terapi pengganti hormon memiliki resiko yang lebih besar terhadap penyakit kanker payudara. Hormon estrogen yang disuntikan ke dalam tubuh memiliki pertumbuhan yang lebih cepat dibanding hormon estrogen yang diproduksi secara alami oleh tubuh.

10. Gaya Hidup

Gaya hidup memiliki resiko cukup besar akan penyakit yang satu ini. Dimana seseorang yang memiliki gaya hidup kurang sehat, seperti suka mengkonsumsi makanan kemasan, junkfood, berlemak, suka begadang, malas berolahraga, dan lain-lain akan lebih mudah terkena penyakit kanker payudara dibanding mereka yang memiliki gaya hidup sehat.

11. Adanya Keluarga yang Pernah Mengidap Penyakit yang Sama

Menurut sebuah penelitian, anak perempuan yang memiliki ibu yang pernah pengidap kanker payudara ataupun dari pihak keluarga ayahnya. Maka memiliki resiko yang lebih besar dibandingkan mereka yang tidak memiliki keluarga dengan riwayat kanker payudara sebelumnya.

12. Pengaruh Usia Saat Melahirkan Pertama

Bagi seorang wanita yang pernah melahirkan di usia muda, maka patut diwaspadai jika resiko terkenanya kanker payudara lebih besar. Dimana saat produksi hormon estrogen yang sedang melimpah di usia muda, tiba-tiba harus diganti dengan hormon yang berperan selama proses kehamilan.

13. Melahirkan di Usia Tua

Wanita yang baru melahirkan di usia 30 tahun ke atas memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena kanker payudara dibanding wanita yang melahirkan di usia di bawahnya.

14. Wanita yang Belum Pernah Hamil

Wanita yang belum pernah hamil padahal sudah memasuki usia lanjut, memiliki resiko yang sama untuk terkena kanker payudara lebih besar dibanding mereka yang sudah memiliki anak sebelumnya.

15. Jarang Berolahraga

Kurangnya intensitas olahraga ditambah penerapan gaya hidup yang kurang sehat menjadi penyebab tumbuhnya kanker payudara di usia muda.

16. Pola Makan yang Buruk

Bagi Anda yang memiliki pola makan yang buruk seperti suka makan-makanan siap saji, olahan kemasan, ataupun yang tidak suka makan buah dan sayur. Maka penyakit kanker payudara bisa lebih besar menyerang tubuh Anda.

17. Kebiasaan Merokok

Selain dapat memperburuk kesehatan organ tubuh lainnya, merokok juga dapat mempercepat pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh, khususnya bagi wanita ataupun pria yang memiliki kebiasaan merokok.

18. Penggunaan Pil KB

Penggunaan pil KB ternyata mampu merangsang pertumbuhan sel kanker dalam tubuh secara lebih cepat dan dapat berpotensi terkenanya kanker payudara.

19. Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan yang kurang bersih, banyaknya paparan debu polusi, sinar radiasi yang lebih banyak dapat menjadi penyebab seseorang terkena kanker payudara.

20. Kurangnya Konsumsi Phytoestrogen

Phytoestrogen merupakan pembentuk hormon estrogen yang ditemui pada makanan seperti kacang kedelai, gandung, tahu, sayur, tanaman obat dan rempah-rempah. Seringnya mengkonsumsi Phytoestrogen diyakini dapat menjadi cara mencegah kanker payudara.

21. Kepadatan Payudara

Wanita yang memiliki payudara dengan kepadatan yang lebih tinggi memiliki resiko terkenanya kanker payudara dibanding wanita yang memiliki payudara yang lebih banyak jaringan lemak di dalamnya.

22. Kerja di Malam Hari

Kebiasaan kerja di malam hari dapat mempercepat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Dimana hal ini disebabkan hormon melatonin yang berperan untuk mengontrol pertumbuhan sel dalam tubuh menjadi terganggu akibat aktivitas padat di malam hari.

23. Kebiasaan Makan di Malam Hari

Selain kerja di malam hari, kebiasaan makan di malam hari juga berpotensi besar terhadap kanker payudara. Dimana kadar glikosa dalam darah yang tinggi mampu memicu resiko kanker yang lebih cepat.

24. Sering Konsumsi Makanan Penyebab Kanker Payudara

Ada beberapa makanan penyebab kanker payudara, seperti: makanan yang diolah dengan bentuk yang hangus, makanan kaleng, makanan acar, makanan yang asin, minuman bersoda, minuman beralkohol ternyata mampu meningkatkan resiko terkenanya kanker payudara pada diri seseorang.

Bagi Anda yang ingin terhindar dari penyakit kanker payudara, maka mulailah untuk menerapkan gaya hidup sehat dat hindari faktor penyebab kanker payudara di atas. Selain itu, jika Anda menemukan gejala seperti nyeri pada payudara ataupun gejala yang mengarah ke penyakit ini. Maka segeralah periksakan diri ke dokter.

sumber  : det 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.