Header Ads

Bom Sibolga, Polisi Bujuk Istri dan Anak Terduga Teroris


LINTAS PUBLIK - JAKARTA, Pasca terjadinya ledakan di Sibolga, Densus 88 Anti Teror melakukan negosiasi agar terduga istri teroris dan anaknya mau menyerahkan diri.

Kadiv humas Mabes Polri Irjen Pol M Iqbal
Hal itu disampaikan Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Mohammad Iqbal, Selasa (12/3/2019). Menurutnya, hingga kini Tim Densus 88 AT dan Polres setempat dibantu oleh tokoh-tokoh masyarakat sedang melakukan negosiasi agar diduga istri teroris dan anaknya agara menyerahkan diri.

Personel kepolisian pun masih berjaga di lokasi menggunakan senjata laras panjang. Warga yang berkerumum dilokasi dihimbau polisi untuk menjauh. Penangkapan teroris tersebut menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo ke Sibolga untuk meresmikan pelabuhan, pada Minggu (18/3).

Sebelumnya diberitakan, Densus 88 melakukan penggerebekan di rumah terduga teroris Husain alias Abu Hamzah di daerah Sibolga, Sumatera Utara, Selasa (12/3/2019) sore. Saat penggrebekan itu polisi berhasil mengamankan Abu Hamzah namun tiba-tiba bom meledak melukai seorang anggota polisi.

“Saat akan dilakukan pengecekan awal di rumah terduga teroris, sekitar pukul 14.50 WIB terjadi bom meledak yang melukai petugas,” kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Mohammad Iqbal.

Saat diamankan petugas menggrebek di dalam rumah tersebut Abu Hamzah bersama istri dan anaknya.

sumber   : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.