Header Ads


Mahasiswa HKBP Nommensen Adakan Festival Seni Budaya Milineal Nusantara, Ini Pesannya


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Mahasiswa prodi Bahasa Inggris FKIP HKBP Nommensen mengadakan Festival Seni Budaya Milineal Nusantara pada 2 - 3 Mei 2019.

Panitia  Festival Seni Budaya Milineal Nusantara
"Kegiatan ini untuk menumbuh kembangkan bakat pemuda milineal yang ada di kota Siantar, semoga dengan kegiatan bakat yang sudah ada akan lebih dikembangkan. Dan yang terpenting menumbuhkan kebersamaan dan mempererat kekeluargaan antara mahasiswa di Nommensen ini,"kata Fernando Panjaitan ketua badan eksekutif mahasiswa Prodi Bahasa inggris di halaman Aula FKIP HKBP Nommensen dijalan Asahan kota Pematangsiantar, Kamis (2/5/2019).

"Dengan kegiatan ini juga kita tambah mencintai seni dan budaya nusantara. Mari kita berbagi untuk kota Siantar yang kita cintai ini,"tambahnya.

Nurmayasari Simanjuntak ketua panitia Festival Seni Budaya Milineal Nusantara menjelaskan, ada beberapa pertandingan yang dilaksanakan yaitu Mewarnai untuk tingkat TK dan SD, Singing, Modeling, Dancing, dan Band competition.

Siswa TK dan SD saat mengikuti lomba mewarnai  Festival Seni Budaya Milineal Nusantara.
"Ada 24 orang mewarnai, penyanyi dan band 22 group, dancer 30 orang, dan lomba fotografi dilaksanakan diistagram mempertunjukan buda dan kesenian yang ada di kota Siantar,'jelas Nurmayasari.

"Semoga kegiatan ini benar-benar menjadi sarana penyaluran bakat dan kretaifitas anak-anak Siantar,"ujarnya.

Dalam kesempatan itu panitia mengucapkan terimakasih atas dukungan berbagi pihak termasuk Rektor FKIP HKBP Nommensen, Dekan, Dosen, tokoh nasional Anton Sihombing dan Bona Pakpahan.

"Kami ucapakan banyak terimakasih kepada semua yang mendukung festival ini, khusunya Anton Sihombing yang memberi dukungan penuh acara ini, demikian juga Bona Pakpahan yang banyak memberikan suport (mentor) kepada kami, sehingga acara dapat berjalan baik dan cukup sukses,"ujar Mayasari Simanjuntak, bahwa festival ini sempat terkendala dan hampir batal.



Penulis   : tagor
Editor     : tagor



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.