Header Ads

Ricuh Saat Peringatan Hari Buruh, Kelompok Serba Hitam Teridentifikasi


LINTAS PUBLIK - BANDUNG,  Kelompok berpakaian serba hitam membuat kericuhan dalam peringatan Hari Buruh di Bandung, Jawa Barat, Rabu (1/5/2019). Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kelompok itu mengatasnamakan Anarko atau kelompok berbaju hitam.

ilustrasi
“Masih dalami satu per satu untuk mencari tahu mereka dapat info berkumpul atau melakukan tindakan masif atau sistematis melakukan vandalisme. Ini kegiatan merugikan warga Kota Bandung,” ujarnya di Mapolrestabes Bandung. “Sekarang masih pemeriksaan.”

Tercatat 619 anak muda diamankan, termasuk 14 perempuan. Terdata pula, 293 orang di antaranya masih di bawah umur. Ia memastikan pemeriksaan akan sesuai aturan.

“Kalau untuk anak di bawah umur sesuai azas Undang-Undang khusus tentang anak. Penanganannya khusus, proses penyidikannya khusus dan waktunya ditentukan lebih cepat,” katanya.

Ia juga menyebut serikat buruh merasa terganggu dengna ulah mereka. “Para buruh keberatan. Mereka akan buat laporan karena ada kendaraan mereka juga dirusak. Tidak hanya serikat buruh yang merasa tercoreng, warga Bandung juga komplain,” jelasnya.

Selain di Bandung, aksi serupa terjadi di Malang. Sekelompok massa berpakaian serba hitam melakukan vandalisme saat peringatan Hari Buruh di pagar Jembatan Kahuripan, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (1/5/2019).

Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah orang ini juga menutup wajah dengan masker hitam. Bahkan ada yang membawa simbol berlambang huruf A atau anarchy.

‘Menolak Upah Murah’, demikian salah satu coretan mereka.

sumber  : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.