Header Ads

Ambil SKHU SMP di Simalungun Bayar Rp 150.000?, Ini Kata Dinas Pendidikan


LINTAS PUBLIK - SIMALUNGUN, Salah satu sekolah SMP Negeri di Kecamatan Dolok Panribuan melakukan kutipan sebesar Rp 150.000.- diduga biaya ini untuk biaya pengambilan Surat Kelulusan Hasil Ujian ( SKHU).

Hal ini diungkap salah satu siswa perempuan yang baru lulus kelas IX sebut saja P boru S  yang baru menerima SKHU di dekat sekolah di jalan besar Siantar Parapat Tigadolok , Kamis (13/6/2019) siang.


" Kami harus membayar uang yang katanya uang terima kasih kepada sekolah sebesar Rp 150.000, semuanya rata setiap siswa,"kata P boru S siswa yang baru tamat dari SMP negeri 2 Dolok Panribuan , bahwa setiap siswa yang menerima SKHU mmembayarkan langsung ke wali kelasnya.

Sementara salah seorang guru kelas berinisial M.B saat di mintai keterangan benar tidaknya menerima uang dari murid penebusan SKHU, guru tersebut membenarkan keterangan murid tersebut yang kemudian mengatakan kalau dianya hanya menjalankan tugas.

"Saya hanya menjalankan tugas saja pak, uang yang kami terima dari para murid selanjutnya kami setorkan ke bendahara sekolah."jelas guru perempuan itu.

Guru itu juga menyebutkan, bahwa pembayaran uang tebus SKHU itu sudah kesepakatan.

"Baiknya bapak tanyakan saja ke bendahara. Karena saya tidak tahu akan di kemanakan uang itu nantinya. Tapi itu sudah kesepakan rapat antara pihak komite sekolah dengan orang tua murid." Kata guru itu mengakui adanya kutipan uang penebusan SKHU.

Oren Dina br Lingga yang baru menjabat Kepala Bidang dinas pendidikan Simalungun, bidangi pendidikan SMP belum dapat memberi komentar lebih banyak.

"Kita belum bisa nanaggapi pak, karena kita baru nerima SK, terimakasih informasinya,"ujar Oren Dina Lingga.

Sebelumnya, Parsaulian Sinaga Sekretaris Dinas Pendidikan Simalungun kepada media ini Selasa (11/6/2019) mengatakan, bahwa setiap sekolah tidak di perbolehkan melakukan pengutipan uang kepada para murid untuk mengambil SKHU.

"Itu tidak di perbenarkan, kalau murid ingin memberikan tanda terima kasih ke sekolah itu boleh di terima, tetapi tidak di benarkan kalau berbentuk uang. yang di perbolehkan bentuk barang. contohnya Buku bacaan, meja, kursi, ataupun semen, pasir, pokoknya yang di perlukan untuk sekolah."ujarnya

Penulis   : robin
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.