Header Ads

PLN Minta Maaf Atas Padamnya Listrik Beberapa Jam, Ini Penyebabnya


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, PT.PLN (Persero) UP3 Pematangsiantar meminta maaf kepada warga Siantar dan warga Simalungun tepatnya di daerah Perdagangan atas pemadaman listrik selama 14 jam.

Padamnya listrik karena cuaca ekstrim hujan disertai angin kencang yang terjadi kemarin, membuat 2 ULP Siantar dan ULP Perdagangan terjadi gangguan jaringan.

Di ULP Siantar terjadi di Jalan Parsoburan dimana pohon mahoni menimpa jaringan PLN sehingga membuat jaringan listrik padam. Langkah-langkah pemulihan sudah dilakukan. Listrik padam Kamis (13/6/2019) sekira pukul 20.03 dan pulih di pukul 23.58 Wib setelah dilakukan pembersihan jaringan yang ditimpa pohon.

Manager PLN UP3 Pematangsiantar, Joy Mart S Sihaloho didampingi Bidang Distribusi, Dede Siahaan
Di ULP Perdagangan terjadi di Jalan Asahan, sebuah pohon tumbang menimpa jaringan PLN yang membuat jaringan listrik padam dan parahnya lagi pohon tersebut juga menimpa sebuah rumah, listrik padam pukul 19.55 Wib dan pulih pukul 22.15 Wib.

“Untuk pemulihan secara keseluruhan untuk di Siantar kota itu di pukul 09.55 Wib, yang artinya selama 14 jam padam di beberapa lokasi kota Siantar,”Kata Joy, Jumat(14/6/2019).

Joy mengatakan sebagian daerah Kampung Kristen, Narumonda atas, Lapangan Bola Atas, lapangan bola bawah, Siabal-abal, Kampung Gunung, Suka selamat, jalan Parapat, Jalan Ricardo Siahaan, Jalan SKI dan sekitarnya.
Disinggung soal gangguan yang ada di jalan SImbolon dan jalan Nenas, Joy mengatakan bahwa jalan tersebut merupakan wilayah dari daerah Jalan Parsoburan.

Disamping itu, Joy mengatakan bahwa cuaca selama satu minggu terakhir kurang bersahabat apalagi di sore hingga malam hari dimana hujan badai dan angin kencang.

“Kita akui masih banyak kendala-kendala petugas kami dalam melakukan pembersihan pohon maupun pemangkasan, sebab dampak dari pohon sendiri bila menyentuh jaringan listrik dapat mengakibatkan pemadaman listrik yang luas,” katanya.

Bila ada pohon-pohon yang melintas di atas ataupun jaringan PLN, mohon kepada pemilik pohon dengan ikhlas hati untuk menebang, apabila pemilik pohon tidak sanggup, kami dari pihak PLN yang akan menebangnya dan seluruh biayanya itu ditanggung PLN.

Sebab di Kota Siantar sendiri masalah padamnya listrik 90% dikarenakan pohon yang ada di sekitar listrik.

"Saya selaku manager UP3 PLN Kota Pematangsiantar meminta maaf apabila pelayanan kami kurang memuaskan dengan harapan PLN akan tetap terus berjuang agar bisa memberikan layanan terbaik kepada masyrakat kota Siantar maupun Perdagangan,"tutupnya.

Penulis  : franki
Editor    : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.