Header Ads

Simalungun Kekurangan Vaksin Rabies, Ini Himbauan Dinas Peternakan


LINTAS PUBLIK - SIMALUNGUN, Meninggalnya Sarmati br Purba (42) warga Nagori Nauli Baru kecamatan Panei kabupaten yang diduga karena digigit anjing di lokasi perladangannya membuat masyarakat resah.

Menanggapi hal itu, Posman Tobing sebagai Kabid Peternakan di kabupaten Simalungun tidak banyak berbuat banyak, pasalnya stok vaksin Rabies di Simalungun belum memadai.

"Kebutuhan Vaksin Rabies masih minim dibandingkan dengan keperluan yang dibutuhkan untuk penyuntikan anjing di Simalungun yang jumlahnya sangat banyak,"kata Posman Tobing di ruang kerjanya, di Pematang Raya, Rabu ( 19/6/2019).

BACA JUGA  3 Bulan Digigit Anjing, Sarmawati Purba Akhirnya Meninggal, Ini Kronologinya

Posman Tobing Kabid Peternakan di kabupaten Simalungun dan foto ilustrasi mencegahRabies/dok.lintaspublik.com
Posman Tobing menjelaskan, Untuk tahun 2019 ini, kabupaten Simalungun memiliki stok vaksin rabies  sekitar 6000 dosis, sementara perhitungan populasi ada sekitar 20.000 ekor anjing yang di pelihara di kabupaten Simalungun.

" Jadi untuk mencapai 20.000 ini kita belum mampu, walaupun ada bantuan dari provinsi juga masih terbatas. Jadi belum sebanding yang dibutuhkan,"jelas Posman

Kabupaten Simalungun yang miliki 32 kecamatan, hanya memiliki 16 orang petugas vaksinator yang di hunjuk dengan SK kepala dinas. Tugas vaksinator adalah sebagai pelaksana penyutik vaksin Rabies pada anjing.

"Karena kurangnya petugas vaksinator, satu petugas harus melayani dua sampai tiga kecamatan.,"kata Posma, bahwa dinasnya butuh penambahan petugas.

Himbauan Kepada Masyarakat

Karena ini menyangkut dengan nyawa manusia, kita butuhkan kesadaran masyarakat, memang benar  Vaksin Rabies itu sangat perlu untuk piaraan anjing menjaga ada korban rabies, untuk itu masyarakat untuk menjaga dan mengawasi binatang piaraannya.

"Sebab itu kami dari dinas perternakan menghimbau kepada masyarakat yang memelihara binatang anjing agar di saat pemerintahan kabupaten melakukan program Vaksinasi, tolonglah supaya di tanggapi untuk memvaksin anjingnya, karena ini menyangkut kesehatan dan nyawa manusia."ujar Posman.

" Apabila ada anjing yang terkena rabies  menggigit di bagian tubuh manusia sudah sampai ke otak maka semakin cepatlah penyebarannya. Walaupun sudah ada vaksinasi rabies pada anjing, belum tentu anjing itu bebas dari rabies. Ada masa incubasi namanya, proses itu ada sepuluh hari untuk tahap mengetahui kekebalan pada anjing."terangnya.

Penulis : robin
Editor   : tagor



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.