Header Ads

Situs Kemendagri Sertakan Pematangsiantar Pilkada 2020, Ini Kata Pemko Siantar


LINTAS PUBLIK-JAKARTA, Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri Bahtiar menjelaskan tentang pelaksanaan Pilkada Serentak yang akan diselenggarakan pada Tahun 2020 akan disampaikan oleh 270 Daerah.

"Tahun 2020 Pilkada akan Diikuti 270 Daerah," kata Bahtiar di Jakarta, Kamis (13/6/2019).

SIANTAR dan SIMALUNGUN ikut Pilkada 2020 disitus Kemendagri.
Ke-270 daerah yang terdaftarnya adalah 9 Provinsi, 224 Kabupaten, dan 37 Kota. Semula Pilkada Serentak 2020 disetujui 269 Daerah, namun 270 karena Pilkada Kota Makassar diulang melaksanakannya.

"Kota Makassar akan diulang Pemilihan Walikotanya karena pada 2018 ada calon tunggal yang dikalahkan kotak kosong," terang Bahtiar.

Pilkada serentak 2020 merupakan Pilkada serentak gelombang keempat yang dilakukan untuk kepala daerah hasil pemilihan Desember 2015.

https://www.kemendagri.go.id/blog/31542-Pilkada-Serentak-Akan-Diikuti-270-Daerah

Seperti dikutip dari situs resmi kemendagri www.kemendagri.go.id, menyertakan file 270 daerah yang akan mengikuti Pilkada 2020.

Dari file yang diunduh itu, berjudul daftar daerah yang melaksanakan pilkada serentak tahun 2020 dengan sub judul direktorat jenderal otonomi daerah 2019.

Si scrol kebawah, tertera tabel daftar Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara yang akan melaksanakan Pilkada serentak tahun 2020. Kota Pematangsiantar berada di urutan 23 dengan tanda warna pink. Menyertakan keterangan berakhir masjab 22-2-2022.

Kepala bagian tata pemerintahan, Junaedi Sitanggang, S.STP ketika dikonfirmasi perihal situs kemendagri yang menyertakan kota Pematangsiantar Pilkada tahun 2020 mengatakan akan menunggu surat resminya dari Kemendagri maupun Provinsi Sumatera Utara.

Namun, saat ini Pemko Pematangsiantar masih berpedoman dari surat kemendagri terdahulu yang menyatakan Kota Pematangsiantar Pilkada tahun 2024.

"Kalau surat resminya sudah datang kita akan tanyakan sekaligus klarifikasi. Yang jelas, Pemko berpedoman surat kemendagri terdahulu,"ujar Junaedi.

Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.