Header Ads

Tangan Diborgol Pakai Baju Tahanan, Eggi Sudjana Digiring ke Ruang Penyidik


LINTAS PUBLIK - JAKARTA – Tersangka kasus dugaan makar, Eggi Sudjana, kembali diperiksa oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Dengan mengenakan baju tahanan dan tangan terborgol, Eggi digiring menuju ruang penyidikan. “Kabar alhamdulillah baik. (Hari ini) diperiksa kali,” ujar Eggi singkat di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2019).

Eggi Sudjana saat digiring ke ruang penyidik
Namun ditanyai lebih lanjut, Eggi enggan berkomentar. Berbagai pertanyaan yang dilemparkan oleh awak media pun tak digubrisnya. “Ini boleh ngomong engga? Entar salah lagi nih,” kata Eggi kepada polisi yang mendampinginya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membenarkan perihal pemeriksaan Eggi. Menurutnya, penyidik masih membutuhkan keterangan dari Eggi guna melengkapi berkas perkara Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut. Berkas perkara Eggi sendiri telah dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta pada 10 Juni 2019.

“Penyidik menganggap masih ada yang kurang keterangan tersangka Eggi, maka dimintai keterangan lagi,” terang Argo.

Diduga, berkas perkara yang telah dikirimkan oleh Polda Metro Jaya ke Kejati DKI masih belum lengkap. Oleh karena itu, polisi kembali memeriksa Eggi.

“Kemungkinan iya (berkas dinyatakan belum lengkap),” sambungnya.

Sebelumnya, Eggi ditahan sejak 14 Mei 2019 sampai 20 hari kedepan. Itu artinya masa penahan Eggi habis pada 2 Juni 2019 lalu. Namun polisi ternyata memperpanjang masa penahanan terhadap tim advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) tersebut terhitung sejak 3 Juni 2019 hingga 40 kedepan. Padahal sebelum itu, dua politikus telah menjamin permohonan penangguhan penahanan terhadap Eggi Sudjana.

Terkait kasus tersebut, Eggi disangkakan Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP Jo Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

sumber  : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.