Header Ads

Tiket 12 Juta Hangus, Paradep Taxi Harus Bertanggung Jawab?, Ini Kronologinya


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Tiket pesawat untuk 9 orang seharga 12 juta lebih terpaksa hangus dan gagal ke Jakarta. Penyebabnya diduga lambatnya transportasi Paradep Taxi menghantarkan penumpang ke Bandara Kualanamu.

Hal itu dikatakan Aris Tampubolon keluarga penumpang saat ditemui di loket Paradep Taxi Jalan Sutomo dan meminta pertanggung jawaban managemen Paradep Taxi, Rabu malam (12/6/2019).

BACA JUGA  Paradep Taxi Telantarkan Penumpang Sakit

Penumpang saat meminta pertanggung jawaban Paradep Taxi
Kata Aris, kejadian itu dialami keluarganya pada Senin siang (10/6/2019). Seyogianya keluarganya berangkat di hari yang sama dengan maskapai Citilink dengan jadwal keberangkatan 18.20 Wib.

Namun, Paradep Taxi diduga tidak tepat waktu menghantarkan keluarganya ke Bandara Kualanamu hingga keluarganya ketinggalan pesawat.

Aris mengatakan Senin kemarin, Aris bersama keluarganya mendatangi loket Paradep Taxi sekira pukul 14.30 Wib. Kemudian ia pun memesan tiket taxi untuk 7 orang. Saat memesan tiket itu, Aris menyampaikan kepada kasir mereka akan berangkat sekitar pukul 18.20 WIB.

“Waktu saya bilang begitu, dijawab orangnya bisa menyanggupinya kalau kami akan sampai di Kuala Namu sebelum pukul 18.20 WIB,” ujar Aris.

Satu jam lebih menunggu di sana, mereka kemudian berangkat dari loket Paradep Taxi sekira pukul 15.45.

“Kami pikir kalau berangkatnya jam 15.45, waktunya masih terkejar. Perjalanan 2 jam dan sekira pukul 18.00 WIB sudah sampai,” jelas Aris.

BACA JUGA Bus Pelita Paradep Tabrak Mitsubishi Kuda, 2 Tewas 9 Luka-luka


Namun, saat tiba di Tol Tebingtinggi, taxi yang mereka tumpangi mogok. Dia memperkirakan mobil itu mogok 15 menit.

Mereka baru tiba di Bandara Kuala Namu sekira pukul 18.20 WIB dan pesawat sudah berangkat.

"Kami sudah check in online, sesampai di Bandara kami hanya masukkan barang saja. Tetapi kru maskapai bilang pesawat sudah di landasan,"kata Aris warga Jalan Handayani, Kecamatan Siantar Sitalasari ini.

Atas kejadian ini, Aris mengatakan manajemen Paradep Taxi tidak profesional.

“Harusnya kalau waktunya tidak bisa mereka kejar, ya disampaikan. Karena waktu pesan tiket taxi, kami sudah sampaikan jam keberangkatan pesawat kami. Kalau tidak bisa, kenapa disanggupi?. Pihak Paradep Harus bertanggung jawab,"terang Aris

Atas peristiwa itu, Aris berencana melapor ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Siantar dan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta.

Mandor Paradep Taxi yang sempat berbicara dengan keluarga penumpang sempat menjanjikan pertemuan dengan bos seusai Sholat. Hanya saja hingga pukul 20.00 Wib, managemen tidak kunjung datang. Begitu juga awak media yang menunggu konfirmasi tidak diladeni.

Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.