Header Ads

Karang Taruna Aeknauli Siantar akan Jadikan Mual Kobun Wisata Baru, Ini Kata Warga


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Kegiatan peduli lingkungan yang digagas Ketua Karang Taruna kelurahan Aeknauli, kecamatan Siantar Selatan terus berlanjut.

Kegiatan peduli lingkungan ini bertempat di mata air Mual Kobun, dilokasi yang akan digagas menjadi wisata pemandian alam ini sebelumnya sangat banyak sampah, dan dikit demi sedikit sampah semakin berkurang. Sampah-sampah yang tertimbun dimata air mual kobun ini kebanyakan sampah  plastik.

Anak-anak asik bermain air di mata Air Mual Kobun Kelurahan Aek nauli Pematangsiantar.
Kini lambat laun sampah mulai bersih, dan kelihatan lokasi mata air Mual Kobun sudah tampak lebih bersih dan pemandagan semakin tampak lebih indah.

"Sudah 3 bulan kita bersama masyarakat bergotongroyong membersihkan mata air Mual Kobun ini. Dan kondisinya semakin menarik dan cocok untuk wisata pemandian alam, atau wisata mata air. Kami akan terus kampanyekan agar masyarakat sekitar hidup bersih, dan nantinya kita harapkan Mual Kobun ini menjadi salah satu kunjungan wisata di Siantar,"kata Simsim Sitohang ketua Karang Taruna Aek Nauli Pematangsiantar, di lokasi Mual Kobun seksi dua jalan DI. Panjaitan Pematangsiantar, Jumat (30/8/2019).

Kondisi Mata Air semakin bersih dan ramai.
Simsim Sitohang yang tinggal tidak jauh dari Mual Kobun menambahkan, bahwa masyarakat sekitar sudah sepakat akan melestarikan mata air di Mual kobun, dan bukan itu saja pemerintah kota juga sudah merespon untuk membantu memperbaiki sarana dan prasarana.

"Kita berterimaksih kepada pemerintah daerah yang langsung merespon keberadaan Mual Kobun ini, dan mudah-mudahan fasilitas-fasilitas pendukung  segera terealisasi secepatnya,"ungkap Simsim Sitohang berterimaksih untuk pemuda seksi dua, Rt dan RW yang turut berjibaku membersihkan Mual Kobun.

Lurah Kelurahan Aeknauli Hotmarupa Situmorang SH dimintai tangapanya adanya Mata Air Mual Kobun mengatakan, langsung tertarik untuk melestarikan mata air Mual Kobun.

"Disitu saya diberitahu ketua Karang Taruna adanya mata air ini saya langsung meninjaunya, dan saya langsung tertarik bergabung untuk bergotong royong, saya yakin kalau sampah-sampah ini bersih dan ditata tempat ini (Mual Kobun) akan dapat diandalkan menjadi tempat wisata air,'ujarnya.

"Saya salut sama ketua Karang taruna yang dapat mengali potensi daerahnya, sehingga kita selaku pemerintah dikelurahan nantinya dapat mendukung hal-hal yang positif seperti ini, seratus persen pasti kami dukung dengan segala potensi yang ada dikelurahan,"jelas Hotmarupa Situmorang.

Ditempat yang sama Titonica Zendrato S.STP Camat kecamatan Siantar Selatan  mengatakan, potensi mual Kobun yang digagas Ketua Karang Taruna Aek Nauli Pematangsiantar untuk menjadi obyek wisata pemandian mata air harus didukung sepenuhnya.

"Saya sangat mendukung hal yang sangat positif ini, semoga kedepan Mata Air mual kobun ini semakin bersih, dan dapat menjadi objek wisata baru di kota Siantar. Saya bangga, dan salut dengan Karang Taruna kelurahan Aeknauli yang sudah berjuang membersihkan mual kobun yang dulunya jorok dan kumuh kini tampak lebih bersih,"katanya.

Camat kecamatan Siantar Selatan ini juga akan mendukung memfasilitasi apa yang dibutuhkan nantinya.

"Pastinya hal yang positif pasti kita dukung, apalagi Mual Kobun ini berpotensi sangat baik mendukung perekonomian warga bila dapat menjadi wisata baru nantinya, maju terus Karang taruna Siantar Selatan,"jelasnya.

Hidsar Silitonga  Penasehat Karang Taruna Aek Nauli Pematangsiantar menambahkan, Terimaksih kepada pemerintah kota Siantar yang mendukung Karang taruna Aek Nauli.

"Terimaksih untuk Ketua Karang Taruna yang mau peduli lingkungan kita, dan terimaksih untuk camat dan lurah yang merespon keberadaan Mual kobun ini, sehingga kondisinya makin hari makin baaik, sehat dan tampak rapi,"kata Hidsar.

Simsim Sitohang  ketua Karang Taruna juga menambhkan, bahwa sudah banyak yang terlibat untuk memberihkan Mual Kobun dari sampah pelastik, kaca, kayu dan tanaman yang menutupi Mata air Mual kobun seperti bambu dan kayu-kayu besar.

"Banyak yang sudah terlibat dan peduli Mual Kobun ini, yaitu BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Polsek Siantar Selatan, Babinsa, Puskesmas Aeknauli,  RT/RT se keluarahan Aek Nauli, Kepling, pegawai Kecamatan Siantar selatan,  YP GKPI, PPA Grace 112, GBIS Tomuan,"teranya.



Penulis   : tagor
Editor     : tagor




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.