Header Ads

Peduli Lingkungan,PPA Grace 112 GBIS Gotong Royong di Wisata Mata Air Mual Kobun


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Peduli lingkungan, Pusat Pengembangan Anak (PPA) Grace 112 GBIS (Gereja Bethel Indonesia Sepenuhnya) turut melestarikan Mual Kobun dengan turut melaksanakan Gotong Royong bersama Karang Taruna kelurahan Aek Nauli.

Kordinator PPA Ervina Ritonga kepada lintaspublik.com mengatakan, awalnya mereka mengetahui ada bersih-bersih dan gotong royong di mata Mual Kobun dimedia sosial facebook. Melihat kegiatan yang cukup baik itu organisasi PPA Grace tergerak untuk turut bersih-bersih dan melestarikan.

"Kami tahu dari media sosial, ada bersih-bersih alam mata air, langsung kami kontak ketua Karang Tarunanya, dan kami langsung mengatur jadwal untuk turut bersih-bersih, sekaligus menikmati alam dan kesejukan mata air Mual Kobun ini,"kata Ervina Ritonga di lokasi Mual Kobun seksi dua jalan DI. Panjaitan Pematangsiantar, Jumat (30/8/2019).

BACA JUGA  Karang Taruna Aeknauli Siantar akan Jadikan Mual Kobun Wisata Baru, Ini Kata Warga


Menurut Ervina Ritonga, sifat peduli harus ditanamkan sejak dini, bukan hanya peduli sesama, tetapi peduli juga pada lingkungan dan sekitaranya.

"Semoga dengan kegiatan kepedulian kebersihan lingkungan (alam) anak-anak akan semakin peduli sekitarnya, sifat kepedulian yang ditanamkan Simsim Sitohang harus ditularkan kepada anak-anak. Semoga anak-anak mencontoh hal yang sangat positif ini,"jelas Ervina yang berhasil mengumpulkan sampah pelastik sebanyak 15 karung bersama anak-anak binaannya.

Kata Ervina lagi, Tak banyak orang yang peduli lingkungan, jadi dengan adanya gerakan kepedulian lingkungan yang disampaikan Simsim Sitohang menjadi pendidikan bagi anak-anak.

"Mata air ini adalah berkat dari Tuhan, ternyata alam  yang diberikan kepada kita cukup luar biasa, tapi kita kurang menghargai dan menjaganya. Mudah-mudahan melalui gebrakan bapak Simsim Sitohang Mata air ini akan lebih "hidup" lagi memberikan berkat bagi sekitarnya, makin bersih dan terawat, ini adalah pendidikan berharga peduli lingkungan dan turut menjaganya,"ungkap Ervina didampingi Mentor PPA lainnya Kalifton Sitepu dan Gelora Tiurasi Sinaga.

Simsim Sitohang, S.Kom ketua Karang Taruna Aek Nauli menjelaskan, dirinya berharap nantinya kawasan Mual Kobun ini dapat menjadi ruang terbuka hijau, dan wisata air keluarga.

"Setelah beberapa kali kita bersihkan, volume air dari sumber mata air kelihatan sudah semakin besar (banyak), ternyata banyak sumber air (mata air) yang tertutup sampah, saya tambah yakin kekayaan alam yang diberikan Tuhan ini nantinya akan bertambah bagus lagi. Yah tentunya akan kita jadikan wisata baru, mudah-mudahan terwujud,"jelasnya.

"Yang pastinya, kita harapkan masyarakat tidak lagi membuang sampai diareal Mual Kobun ini,"tambahnya.



Tak lupa, Simsim Sitohang yang juga pelatih beladiri  Wushu JKI ini menambahkan, mengucapkan banyak terimaksih kepada semua pihak yang turut peduli terhadap pelestarian Mual Kobun.

"Kami keluarga besar Karang taruna Aek Naulu, khususnya warga seksi dua mengucapkan banyak terimakasih semua pihak yang peduli Mual kobun. Dengan adanya kepedulian dari semua pihak, wisata pemandian alam mata air Mual kobun pasti terwujud,"kata Simsim, bahwa untuk tempat mencuci warga juga telah didesains cukup apik.

BACA JUGA  Pemulung Ini Menangis, Mendapat Bantuan Pendidikan dan GAS Peduli

Siswa Binaan PPA Grace mengumplkan sampah plastik dari Mata Air Mual Kobun


Simsim Sitohang (Baju Biru Loreng) memberitahukan bahwa banyak ssumber mata air yang tertutup Sampah pelastik.
Siswa Binaan PPA Grace serius mengumpulkan sampah plastik dari Mata Air Mual Kobun



Siswa Binaan PPA Grace  mengumpulkan sampah plastik dari Mata Air Mual Kobun

Siswa Binaan PPA Grace sesaat akan bersih-bersih di Mual Kobun

Siswa Binaan PPA Grace berbagi tugas untuk bersih-bersih di Mual Kobun

Siswa Binaan PPA Grace istrahat seusai bersih-bersih di Mual Kobun

Penulis   : tagor
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.