Header Ads

GOR Dipihak Ketigakan Bukan untuk Pasar Malam


LINTAS PUBLIK-SIANTAR, Kegiatan Pasar malam di halaman GOR Pematangsiantar yang terletak di jalan Merdeka disorot.

Kepala bidang Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Pematangsiantar, Alwi kepada wartawan mengaku heran bila ada persetujuan dari pihak ketiga, Senin (23/9/2019).

"Rekomendasi gimana, apa hak pihak ketiga buat rekomendasi,"heran Alwi.

Pasar malam di GOR jalan Merdeka kota Pematangsiantar, dok/lintaspublik.
Menurutnya, perjanjian Pemko Siantar dengan pihak ketiga yakni membangun gedung olahraga GOR, bukan untuk membuat pasar malam.

"Di perjanjian itu, pihak ketiga tidak ada disebutkan bisa buat pasar malam atau bazar di lokasi itu. Pihak ketiga hanya diminta buat GOR, tetapi karena administrasi seperti Amdal dan ijin dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kempora) belum keluar sehingga tak bisa dikerjakan,"kata Alwi.

Terkait hal tersebut, pihaknya telah berkordinasi dengan pihak ketiga mempertanyakan soal persetujuan yang diberikan.

"Kalau dari perusahaan, mereka mengaku tak ada memberi persetujuan,"ujarnya.

Sementara itu, mewakili PT Suriatama Mahkota Kencana Sukoso Winarto, selaku orang yang memberikan persetujuan kegiatan pasar malam mengakui memberikan persetujuan untuk menyelenggarakan kegiatan selama sebulan ini.

Hanya saja, Ia tak menyangka bahwa kegiatan tersebut cukup besar

"Prinsipnya, karena masyarakat minta dukungan. Kita kan berpikir positif. Kita tidak berpikir sebegitu besar acara itu. Pusing juga aku," terangnya.

Dalam hal ini, Ia menyerahkan hal tersebut kepada Pemko Siantar untuk memberikan sikap.

"Kalau memang disebut tak miliki ijin atau apa, terserahlah. Mau ditutup atau gimana," ucap Sukoso.

Disinggung soal tidak adanya isi perjanjian antara Pemko Siantar dengan pihak ketiga tentang pembuatan pasar malam atau bazar, Sukoso beralasan bahwa hal itu dilakukan karena ada selang waktu menuju pembangunan GOR.

"Bukan kita (pihak ketiga) yang buat itu, karena masyarakat minta dukungan sajanya. Dibuatkan namanya pasar rakyat, saya pikir seperti pasar murah menjelang lebaran seperti itu,"ujarnya.

Penulis   : franki
Editor     : tagor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.