Header Ads

Deputi Gubernur Bank Indonesia Kunjungi Pertenunan LPK Anugrah, Ini Pesan Rosmaya Hadi


LINTAS PUBLIK - SIANTAR, Rosmaya Hadi Deputi Gubernur Bank Indonesia mengunjungi pengerajin/penenun Sonket, atau penenun ulos berbahan Sutra, yang dapat dijadikan baju, selendang, songket dan bahan baju, kebaya, jas, sepatu dan kera lainnya.

Kepada lintaspublik.com, Rosmaya Hadi mengatakan sangat bangga dan salut atas dedikasi para penenun yang terus mengembangkan tenunanya.

Rosmaya Hadi adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia bersama para penenun di LPK Anugrah.
"Ini luar biasa sekali, bahan-bahannya sudah cukup apik dan bagus, saya harapkan ini terus dikembangkan, bila perlu bekerjasama dengan desainer-desainer ternama,"kata Rosmaya Hadi, sambil memilih-milih bahan-bahan tenunan karya LPK Anugrah yang cukup bagus dan tampak cantik, Kamis (4/10/2019) di jalan Halilintas (BDB) kota Pematangsiantar.

Kata Rosmaya Hadi lagi, Pengerajin diharapkan bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan lain, khususnya perusahaan yang sudah go internasional.

"Kita harus bersaing, didalam negeri maupun luar negeri. Kalau hasil karya (Tenunan) kita mau go internasional, kita harus bekerjasama dengan desainer ternama, demikian juga link-link usaha yang sudah maju (Internasional), sehingga nantinya hasil tenun daerah ini juga bisa dikenal dunia,"ujar Rosmaya Hadi, pihak Bank Indonesia akan terus perupaya mengangkat usaha kreatif di daerah-daerah di Indonesia.

"Kepada pengerajin saya minta terus semangat, lebih kreatif, kalau boleh warna-warnanya lebih berpariasi lagi, kita harus kejar lompatan-lopatan ekonomi yang terus berkembang, saya harapkan kedepan karya LPK Anugrah bisa go internasional,"ungkapnya, disambut tepuk tangan puluhan penenun dibawa binaan LPK Anurah.

Hotna Winda  Panjaitan didampingi Daniel Sirait dan Dewi Turnip pimpinan LPK Anugrah mengatakan, sangat berterimaksih atas kunjungan Deputi Gubernur Bank Indonesia.

"Terimaksih atas kunjungan dan masukan dari ibu Rosmaya Hadi, kami dari LPK Anugrah akan meningkatkan kualitas tenun dan hasil karya kreatif lainnya, semoga kunjungan keluarga besar Bank Indonesia dari Jakarta menambah semangat kami menumbuhkan perekonomian di Siantar,"ujar Hotna Panjaitan.

Masih kata Hotna Panjaiatan, harapannya kedepan LPK Anugrah akan terus berkembang, sehingga banyak mempekerjakan penenun di Pematangsiantar.

Rosmaya Hadi adalah Deputi Gubernur Bank Indonesia pimpinan LPK Anugrah Hotna Winda Panjaitan dan para penenun.
"Hasil karya tenunan LPK Anugrah sudah memiliki hak paten, dengan nama Songket Dolok Hangoluan , Jadi masyarakat juga agar lebih paham tentang songket ini, khususnya milik LPK Anugrah, kami tetap mengutamakan kualitas. Kami juga belum ada niat menaikan harga,"jelasnya, agar masyarakat juga berhati-hati membeli tenunan diluar LPK Anugrah, karena ada diduga mencuri motif, tapi kualitasnya rendah.

Tampak hadir dalam rombongan Deputi Gubernur Bank Indonesia Poltak Sitanggang dan Ely Tjhan. terlihat puluhan helai songket buatan LPK Anugrah dibeli rombongan ini.

"Lumayan  banyak bang yang dibeli rombongan bu Deputi, ada sekitar 20 helai bahan tenun, bu deputi sendiri membeli tiga helai,"kata Daniel Sirait bangga Deputi Gubernur Bank Indonesia  langsung meninjau penenun yang sedang bekerja, dan pembayaran saat itu dilakukan memakai pembayaran non tunai dengan OVO (CRIS).

Penulis   : tagor
Editor     : tagor




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.