Header Ads

Diduga Korban Ilmu Hitam, Mayat Bocah 3 Tahun Ditemukan dalam Tas di Pinggir Tol


LINTAS PUBLIK – Bocah 3 tahun ditemukan tewas dalam tas di pinggir jalan tol. Disebut-sebut ia menjadi korban ilmu hitam.

Hindustan Times menyebut mayat anak itu ditemukan dalam tas di jalan bebas hambatan Jaipur-Delhi. Petugas lalu lintas dari National Highways Authority of India (NHAI) memperhatikan tas travel hitam yang tergeletak di trotoar sisi jalan tol Jaipur ke Delhi. Ia kemudian melapor ke polisi.

“Saat diperiksa tas itu mengeluarkan bau busuk. Sebuah tim dari kantor polisi Shivaji tiba sekitar jam 5 sore. Mereka memeriksa tas dan menemukan tubuh anak perempuan itu, ”kata seorang pejabat NHAI, yang minta namanya tak disebut.

ilustrasi
Pejabat itu mengatakan tak terlihat luka di tubuh balita itu. “Hidungnya diselotip di bagian atas dan ada beberapa botol obat di dalam tas, ini menunjukkan bahwa anak itu habis berobat. Ada juga rok ditemukan di dalam tas itu, ”tambahnya.

Polisi mengatakan tim dari laboratorium forensik mengumpulkan sampel untuk pemeriksaan pada malam hari. Manoj Kumar, petugas rumah stasiun, kantor polisi Shivaji Nagar, mengatakan identitas anak itu belum diketahui.

“Penyebab kematian akan diketahui setelah otopsi. Kami sedang memeriksa ke rumah sakit di daerah terdekat untuk melacaknya,” kata Kumar.

Di satu sisi, petugas kepolisian yang menyelidiki kasus ini berusaha untuk meredam desas-desus tentang ‘ilmu hitam’ yang telah menyebar. Polisi juga menyebut ada memar kecil di pinggang anak itu.

“Penyelidikan awal menunjukkan anak iu dibunuh lalu memasukkan mayatnya ke dalam tas kemudian dibuang. Ada buih di mulut korban, “kata pejabat polisi.

Kolonel (pensiunan) Subhash Yadav, manajer umum operator jalan bebas hambatan Skylark, mengatakan tim patroli jalan raya menunggu kedatangan polisi sebelum membuka tas itu. “Karena tas itu tergeletak tanpa pengawasan dan berbau busuk jadi kami mencurigai ada sesuatu yang mencurigakan jadi kami menunggu polisi,” ujarnya.

sumber  : posk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.