Header Ads

Kisah Haru, Prajurit TNI Bantu Ibu Melahirkan di Tengah Hutan


LINTAS PUBLIK - PAPUA,  Kejadian penuh haru dilakukan oleh para prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad, khususnya Pos Yakyu saat membantu persalinan seorang warga di tengah hutan yang berjarak ±700 Meter dari RT 03 Yakyu, Kampung Rawabiru, Distrik Sota, Merauke, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis Raider 411 Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Merauke, Papua, Kamis (24/10/2019).

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad membantu persalinan seorang warga di tengah hutan, Merauke, Papua.
Dansatgas menjelaskan, kejadian bermula Rabu pagi, saat Danpos Yakyu, Letda Inf I Komang Adhi menerima laporan dari Bapak Nakti Mbanggu bahwa anak perempuannya yang bernama (Deliana) mengalami kontraksi saat hendak mengambil kumbili di hutan dan segera membutuhkan pertolongan karena akan melahirkan.

“Saat berkordinasi Letda Inf Komang meminta supaya di evakuasi ke Pos, namun pihak keluarga menolaknya karena sesuai hukum adat saat persalinan harus berada di hutan selama 1 minggu. Atas hal tersebut selanjutnya Danpos memerintahkan Sertu Holvan Arif bersama 3 anggota untuk segera menuju ke hutan agar dapat memberikan bantuan persalinan,” ujarnya.

“Beruntung, saat sampai di lokasi, sang ibu segera mendapat pertolongan dari Takes Pos Pratu Suparyadi dan Pratu Teguh Utomo, hingga akhirnya melalui proses yang dramatis berhasil melahirkan seorang anak laki-laki dengan proses persalinan berjalan lancar dan kondisi keduanya (ibu dan bayi) dalam keadaan sehat dan selamat,” tambah Mayor Inf Rizky.

Lebih lanjut, lulusan Akmil tahun 2003 tersebut menerangkan bahwa setelah melahirkan, pihak keluarga sepakat memberi nama sang bayi Rudy Marcelo Darma Putra Maywa, yang merupakan gabungan lambang Kostrad dan salah satu marga di Suku Kanum. Selanjutnya sebagai bentuk perhatian, Pos Yakyu memberikan bantuan berupa susu kaleng, biskuit, kelambu lapangan, selimut dan beras.

“Apa yang dilakukan Satgas, merupakan implementasi dari komitmen kami sejak awal penugasan, yakni melaksanakan tugas yang berorientasi pada kebermanfaatan diri bagi lingkungan dan dapat hadir memberikan bantuan bagi warga yang membutuhkan,” tegasnya.

Nakti Mbanggu, kakek dari sang bayi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Satgas Yonif MR 411 Kostrad yang telah membantu persalinan putrinya. “Kami semua berharap Marcelo Dharma Putra dapat menjadi berkat bagi orang lain dan kelak menjadi seorang prajurit TNI seperti bapak-bapak yang membantu kelahirannya,” tambahnya.

sumber   : fase 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.