Header Ads

Pembunuhan Iwan Damanik Belum Terungkap: Anggota DPRD Desak Polisi Gerak Cepat


LINTAS PUBLIK - SIANTAR,  Hingga Selasa (1/10/2019) Polres Pematangsiantar belum mengumumkan ke publik terkait pelaku pembunuhan terhadap Viky Erwanto Damanik alias Iwan (35), yang terjadi di salah satu warung di Jalan Cokroaminoto Pematangsiantar, Sabtu (28/9/2019).

Polisi pun diminta untuk gerak cepat mengungkap kasus tersebut. Sebab bukan keluarga korban saja yang menunggu hasil kerja polisi, tapi warga Pematangsiantar menantikannya.

Alm. Viky Erwanto Damanik alias Iwan 
Desakan tersebut diungkapkan anggota DPRD Pematangsiantar Jhony Apoh Saragih, kemarin.

“Polres Pematangsiantar harus cepat menindaklanjuti kasus ini agar memberikan kenyamanan kepada masyarakat. Semoga pelakunya cepat ditemukan dan dihukum sesuai hukum yang berlaku, agar tidak terjadi lagi kekerasan seperti itu di Pematangsiantar,” katanya.


Lebih lanjut politisi Partai NasDem ini menambahkan, sudah perlu ditingkatkan keamanan di Pematangsiantar ini. Misalnya, di titik-titik tertentu atau di kawasan rawan kekerasan disediakan kamera pengintai atau CCTV.

“Sudah saatnya di Pematangsiantar ini dibuat CCTV seperti di kota-kota besar lainnya. Kita masyarakat, kalau ada CCTV, ke manapun kita pergi pasti merasa ada yang mengawasi dan juga membatasi gerak yang berniat jahat. Karena orang berbuat kriminal itu bukan karena niat, tetapi
karena ada kesempatan,” tegas Jhony.

Terpisah, seorang warga yang ditemui di salah satu warung kopi di Pematangsiantar, D Damanik mengaku sangat bersedih dengan kejadian yang menimpa Iwan Damanik. Ia minta pihak kepolisian secepatnya menangkap pelaku.

“Bisa dibilang korban itu abang saya karena kami satu marga. Apalagi dia meninggalkan dua anak yang masih kecil. Saya selaku masyarakat Pematangsiantar meminta kepada pihak kepolisian segera menangkap pelakunya dan dihukum sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya, seraya menambahkan akibat peristiwa itu, masyarakat merasa tidak nyaman, bahkan ketakutan.

Damanik juga meminta agar di titik-titik tertentu di Pematangsiantar dipasang CCTV.

“Agar masyarakat nyaman dan para pelaku kejahatan merasa diawasi,” tukasnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar Iptu Nur Istiono Selaku, Selasa (1/10/2019) siang mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus yang menyebabkan Iwan Damanik meninggal dunia. “Masih belum. Kita doakan secepatnya,” ujarnya.

Sedangkan Kanit Jatanras Satreskrim Polres Pematangsiantar Iptu Yuken Saragih mengatakan pihaknya terus berupaya mengungkap kasus tersebut.

“Kita telah melakukan pengecekan CCTV di lokasi yang dilalui korban setelah mengantar pisang, dari Pasar Dwikora, Parluasan hingga ke lokasi kejadian. Hanya saja belum ada hasil yang jelas,” katanya.

sumber  : fase 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.